Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjuliet4d loginkiyo4d27.comkiyo4d11.comkiyo4d10.comkiyo4d04.comkiyo4d.coyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmifenomena hiburan digital modern semakin menarik perhatian masyarakat globalpopularitas hiburan digital interaktif meningkat seiring perkembangan teknologi moderntren permainan digital modern terus memikat perhatian berbagai kalangan penggunaalasan hiburan digital modern semakin diminati generasi masa kini bersamapenelitian mengungkap daya tarik hiburan digital berbasis teknologi modern terkinianalisis ilmiah menjelaskan fenomena hiburan digital paling diminati masyarakatperkembangan hiburan digital interaktif menciptakan tren baru masyarakat modernriset mengungkap faktor meningkatnya minat hiburan digital masa kinifenomena digital interaktif menghadirkan pengalaman hiburan semakin menarik masyarakatanalisis perilaku menjelaskan meningkatnya ketertarikan hiburan digital modern masyarakatroulette ritme memasang taruhan harus diselaraskan dengan pola angka yang keluarparlay rtp tidak berlaku namun analisis data dapat meningkatkan peluang kemenanganmahjong ways 2 pola scatter dan rng bekerja bersama dalam hasil akhir permainangates of olympus ritme spin yang cepat cocok untuk pemain berpengalamanmahjong wins rtp tinggi memberikan rasa aman bagi pemain jangka panjangblack scatter rng dan pola putaran saling berkaitan dalam menentukan hasil baccarat ritme mengikuti aliran kartu sering membawa keberuntungan beruntunroulette pola angka terbaik adalah menggabungkan taruhan dalam dan luarparlay winrate dipengaruhi oleh kemampuan membaca peluang dengan tepatmahjong ways 2 pola putaran dan rtp adalah fondasi untuk pemain profesionalmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongmahjongstudi komparatif pola pemain baruanalisis irama permainan objektif sistematismodel pembelajaran bertahap untuk pemulaevaluasi stabilitas dan kenyamanan penggunaanalisis temporal dinamika perputaran digitaldata harian untuk keputusan rasionalevaluasi platform stabilitas dan performaanalisis frekuensi putaran strategi permainanobservasi temporal stabilitas performa rnginterpretasi perubahan ritme adaptifevaluasi empiris kejelasan pola kognitifpendekatan analitis berbasis data strategiimplementasi kerangka data modern untuk strategianalisis pola bermain dengan ritmeanalisis kuantitatif pola teknik performakebiasaan strategis pemain berpengalamankajian metodologis teknik bermain efisienoptimalisasi durasi bermain sesi terbatasanalisis gaya bermain cepat efektiftinjauan komparatif strategi bermainindonesia berdaulat kibarkan merah putihiran bikin sayembara tangkap tentaraindonesia merdeka kelas menengahdrone rusia meluas nato perkuatalwi Farhan babak keduaferrari luce chassis terjualmegawati soroti bpjs kesehatangoogle doodle hut ri 81scarf styling Kembali populerjantung berdebar tanpa aktivitasjanibek alimkhanuly hamzah sheerazsejarah adat di indonesiadate nut energy bitesmembuat magnum croissantpoffertjes chocolate fruit cuptablescaping is becoming creativedoes an elevator knowtrump scales back south koreasha tau kok hong konganne Hathaway coconut jelly nailsmengapa pola mahjong ways bisa terasa berubah memahami rtp dan sistem acak di balik permainanrtp mahjong ways sering dikaitkan dengan pola permainan begini cara memahami keduanya tanpa kelirupola mahjong ways terasa berbeda dari biasanya pemain mulai membahas apa yang sebenarnya berubahmahjong ways membuka pembahasan baru tentang hubungan rtp volatilitas dan perubahan ritme permainanmemahami dinamika mahjong ways mengapa pola yang terlihat sama belum tentu memberikan alur permainan serupadi balik pola mahjong ways yang terlihat acak ada mekanisme rtp yang penting dipahami pemainbanyak yang salah membaca pola mahjong ways padahal rtp dan hasil setiap putaran bekerjaawalnya terlihat biasa perubahan halus di mahjong ways ini justru membuat banyak pemain penasaranperubahan sistem rtp mahjong ways jadi sorotan setelah pola permainan terlihat semakin dinamispg soft dan evolusi mahjong ways mengapa pola dinamis membuat pengalaman setiap sesi terasa berbedatampilan sederhana mahjong ways justru membuat banyak pemain betah mengikuti setiap perubahan di layarperpaduan warna dan simbol tradisional membuat mahjong ways punya karakter visual yang mudah dikenalimahjong ways tetap ramai dibicarakan berkat tampilan klasik yang dikemas dengan sentuhan digital modernperubahan kecil pada susunan layar membuat mahjong ways terasa lebih rapi saat dinikmati dalam waktu lamadi balik tampilan sederhananya, mahjong ways menawarkan detail visual yang sering luput dari perhatian nuansa tradisional dan animasi modern berpadu membentuk identitas visual mahjong ways yang khasbukan sekadar simbol, detail kecil di mahjong ways membentuk pengalaman visual yang terasa lebih hidupdari tata letak hingga pergerakan simbol, mahjong ways menawarkan tampilan yang terasa ringan dan teraturketika ritme permainan mulai berubah, mahjong ways menampilkan kombinasi simbol yang semakin menarik diamatimahjong ways membawa pendekatan visual yang sederhana tanpa menghilangkan ciri khas tema mahjongemas kembali diburu pelemahan dolar pasar globalharga perak kembali melesat investor memburu momentum baruemas mendadak menguat investor mengantisipasi sinyal the fedkisah dubes pertama as jatuhnya kabinet sukimannus wajibkan kuliah ai mahasiswa baru 2026mu belum cukup kuat saingi arsenal liga inggrisisyana rinjani lawan rachel febi kejuaraan dunia 2026zodiak leo golden touch berani ambil peluangskin longevity 2026 tren perawatan kulitneon flying squid bisa terbang di atas lautkorean salt bread recipe buttery crispy savoryresep shokupan sandwich viral isian segarkwetiau arang medan aroma smokymenu vegan tinggi protein bukan sekadar saladhonor play 11t baterai 7500 mahayu ting ting kevin gusnadi rayakan hut ripresiden korsel belasungkawa gempa nttrupiah melemah terhadap dolar asbiaya qris merchant gratisrodri tiba di barcelonakisah shafwan bin umayyahmakna tato mataharipremier league title race 2026 27variasi freespin scatteraktivasi scatter tambahandinamika wild berlapisefisiensi mode turboindikator performa permainanmekanisme multiplier berantaiperbandingan mekanisme providerrangkaian wild awalritme baccarat singkattransisi intensitas putaranstrategi anggaran terbatas untuk bermainevaluasi strategi modal terbatas platformstudi pengelolaan modal pulsa sistematiseksplorasi pola visual karakteristikkajian persepsi kenyamanan penggunaevaluasi pola turbo terhadap ritme permainanvariasi permainan dan persepsi temporalkajian elemen visual pengalaman penggunapersepsi pengguna keberhasilan finansial permainanperbandingan karakteristik tema animasi dan alurmenjelang akhir bulan perubahan ritme dan grid mahjong ways mulai memunculkan pembahasan baru soal rtpgrid mahjong ways terasa berbeda di penghujung bulan dinamika rtp dan ritme permainan kembali jadi sorotanada yang berubah di mahjong ways pemain mulai mencermati hubungan grid ritme permainan dan dinamika rtpsaat grid mahjong ways mulai bergeser pemain menemukan ritme berbeda yang membuka diskusi soal sistem rtpmengapa mahjong ways terasa berbeda menjelang pergantian bulan grid rtp dan volatilitas jadi tiga hal yang disorotawalnya hanya mengamati grid pemain mahjong ways justru menemukan perubahan ritme yang menarik untuk dibahasdari grid hingga volatilitas dinamika mahjong ways di penghujung bulan membentuk persepsi baru di kalangan pemainpenghujung bulan membawa sorotan baru ke mahjong ways dari pergeseran grid hingga cara pemain memahami rtpbukan cuma soal rtp pergerakan grid mahjong ways di akhir bulan membuat pola permainan terasa lebih dinamisketika rtp bertemu perubahan grid mahjong ways menghadirkan dinamika permainan yang tidak selalu mudah dibacatiming dan momentum sesidinamika wild putaran panjangedukasi fitur bonus modernfrekuensi scatter dalam putaraninovasi ritme visual digital model pola mekanisme interaktifmomentum malam dan multiplierobservasi spin pendek profitsimulasi dinamika fitur digitalstruktur wild bertingkat digitalkajian sosioekonomi mitos pembawa rezekistudi narasi kultural persepsi kemenangan instanevaluasi kredibilitas informasi viralpendekatan proses terukur untuk stabilitaskajian kuantitatif bias seleksi dan korelasireinterpretasi teknik lama dan keberlanjutankajian perilaku kompetitif dan implikasikerangka pemula manajemen risiko permainankajian persepsi risiko dan keputusan spontanstudi komparatif disiplin dan keputusandari simbol bambu hingga karakter oriental detail visual mahjong ways punya cerita yang jarang disadari pemainkenapa tampilan mahjong ways tetap mudah dikenali kombinasi warna musik dan animasi jadi kuncinyamahjong ways dan sentuhan budaya asia begini unsur tradisional diubah menjadi pengalaman game digital moderntransisi babak digitaldinamika tempo bertahapdistribusi probabilitas digitalinteraksi timing dinamiskombinasi simbol adaptifkonfigurasi pola adaptifmomentum sesi dinamisobservasi frekuensi variatifpergeseran ritme digitalperubahan tempo permainanstudi freespin dan durasievaluasi multiplier dan variansikajian wild dan kombinasiobservasi rtp dan variabilitasobservasi scatter dan momentumpemetaan pola respons fitursimulasi ritme dinamika putaranstrategi timing dan momentumfakta jarang dibahas empiristiming penelitian ilmiah rasionalanak tiba tiba kejang saat demamprabowo Jokowi dan gibrangempa m 61 guncang nias selatankunjungan putin ke kepulauan kurilbandara ntt tetap beroperasi pascagempanegosiasi as iran buntu trumpsudaryono tutup dapur mbgjonatan christie mulus kejuaraancetaphil gentle skin cleanserthe rivals of amziah king bisnisrusa kutub bisa melihat sinarsering menguap meski tidak mengantukkaledo sup tulang kaki sapiyuzu carrot cakekrispy kreme pikachu pokemonblack sesame chia puddinglogo and branding design trendsyou stay silent whenwladimir Klitschko vows honory2k layering is back modern 2026studi scatter dan frekuensianalisis pengali dan variansieksperimen ritme putaran manualevaluasi modal dan variansiinterpretasi rtp dan ritmekajian scatter dan modalobservasi fitur putaran tambahanobservasi kombinasi dan hasilobservasi ritme wild dinamispemetaan simbol dan distribusisusunan elemen berulang dinamisanalisis tahapan fitur khususdinamika tempo nuansa nasionaldistribusi elemen emas beruntunkajian jalur akses digitalkarakter siklus jarang teramatimekanisme probabilitas sistem digitalpenelusuran batas nilai maksimumpergerakan nilai sistem interaktifperubahan ritme sistem dinamisstudi pengali dan volatilitasanalisis wild dan kombinasidinamika fitur putaran gratisevaluasi fitur permainan digitalevaluasi urutan putaran otomatisinterpretasi rtp dan variansiobservasi simbol dan kaskadepemodelan ritme dan variansi probabilitas scatter dan momentumsimulasi modal dan variansiPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacor

Review Buku Denny JA: Jalan demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Muslim; Indonesia sebagai Model

SHARE

KELAS MENENGAH DAN  KOMPLEKSITAS PERAN AGAMA

Oleh: Airlangga Pribadi Kusman Ph.D

Dalam kajian ilmu politik saat ini tengah tumbuh secara substansial perhatian terhadap hubungan antara Islam dan demokrasi. Pertanyaan utama tentang mampukah negeri-negeri dengan mayoritas penduduk beragama Islam menghadapi tantangan politik krusial membuka pintu menuju ufuk baru demokrasi.

Sehubungan dengan tren perhatian dunia akademik terhadap Islam dan demokrasi, buku karya Denny JA berjudul Jalan Demokrasi dan Kebebasan untuk Dunia Muslim: Indonesia sebagai Model? ini memiliki beberapa kekuatan yang patut dijadikan sebagai rujukan penting dalam kajian soal Islam dan demokrasi serta demokratisasi di negeri-negeri muslim.

Pertama, bahwa saat menguraikan tentang kemungkinan bagi dunia Islam untuk masuk pada era demokrasi beserta lintasan kemungkinan yang menyertai, Denny tidak terjebak untuk membahas tema pro dan kontra hubungan antara Islam dan demokrasi sebagai sesuatu yang intrinsik dalam dirinya sendiri.

Karya ini tidak memilih posisi untuk melakukan kecaman berlebihan dengan menyatakan bahwa Islam secara esensial memiliki corak peradaban yang bertentangan dengan demokrasi maupun masuk pada titik ekstrem lain dengan melakukan dukungan gegap gempita bahwa Islam secara esensial memiliki nilai-nilai yang menunjang total jalan menuju gerbang demokrasi.

Memang perkembangan di dalam studi ilmu politik sudah bergerak maju untuk melampaui pendekatan yang melihat faktor budaya sebagai faktor yang sudah cukup dalam dirinya sendiri atau faktor esensial untuk menilai apakah wilayah budaya tertentu sejalan atau tidak dengan demokrasi.

Dua buku yang sekarang menjadi klasik, karya Samuel P Huntington (1996) The Clash of Civilization and the Remaking of the World Order dan Bernard Lewis (2002) What Went Wrong, menjadi contoh dari pendekatan kultural esensialis yang skeptik terhadap optimisme Islam menyambut demokrasi.

Meskipun kerapkali digugat, pandangan kultural esensialis ini tanpa disadari diikuti (terutama karya yang lebih soft dari Bernard Lewis) oleh studi-studi tentang Islam dan demokrasi, terutama di kalangan mereka yang melihat fenomena fanatisme atau ekstremisme keagamaan sebagai sesuatu yang statis dan secara inheren kedap dari konteks struktural dan sosial di sekitarnya.

Karya Denny JA berhasil keluar dari jebakan-jebakan pemahaman esensial sambil tetap berpijak pada harapan yang terukur tentang masa depan negeri-negeri muslim melintasi jalur demokrasi.

Baca Juga  Letjen TNI (Purn) Sumardi Lantik DPD Pejuang Bravo Lima Provinsi Daerah Khusus Jakarta

Kedua, salah satu sisi menarik dari karya ini, meskipun buku ini terbilang sebagai buku pendek yang ringkas, namun Denny JA tidak mengabaikan pentingnya perluasan wawasan komparatif terkait bagaimana berbagai kawasan (mulai dari Eropa Barat dan Amerika Utara, negara-negara Eropa Timur dan Uni Sovyet, negara-negara Skandinavia, serta negara-negara Asia dan negeri-negeri Kawasan Muslim) memasuki pintu gerbang demokrasi disertai dengan problem dan kesempatan maupun keberhasilan dan kegagalannya.

Pembahasan komparatif menjadi penting, sehingga meskipun diuraikan secara ringkas, berbagai kalangan pembaca baik dari pembaca umum maupun expert dapat melihat bahwa proses dan praktik demokrasi bukanlah suatu proses yang berlangsung sekejap dalam satu malam.

Dalam penjelasan terkait komparasi berbagai kawasan bagaimana memasuki tatanan politik demokrasi, karya ini juga mengilustrasikan dengan referensi yang baik tentang bagaimana faktor-faktor ekonomi politik seperti relasi dan pertarungan kelas sosial memiliki kontribusi penting menuju proses demokrasi terutama di negara-negara dengan demokrasi yang sudah matang maupun negara-negara sosialis seperti Rusia dan China.

Dalam melihat negara-negara demokrasi mapan kita diajak untuk menyaksikan bagaimana bangkit dan tampilnya kelas borjuasi dan kelas menengah di Inggris dan Amerika Serikat menjadi tulang punggung dari demokrasi, sementara pada konteks Prancis dan Jerman kita melihat bahwa tatanan demokrasi dan kapitalisme tumbuh di bawah topangan dari peran aktif negara dengan kaki-kaki birokrasinya yang kuat yang cukup intervensionis untuk mendorong pembangunan ekonomi serta implikasi politik yang menyertainya.

Sementara tidak tumbuhnya kelas menengah dan kaum borjuasi di Rusia dan China menjadi penyebab proses transformasi sosial tidak mengarahkan negeri tersebut menuju pada proses demokrasi.

Di sini kita diajak melihat dengan sekilas perjalanan dan trajektori perubahan politik berdasarkan analisis kekuatan-kekuatan kelas sosial seperti digambarkan oelh Barrington Moore Jr (1966) dalam karya klasiknya Social Origins of Democracy and Dictatorship.

Ketiga, bahwa karya ini meskipun tetap konsisten melihat tatanan demokrasi liberal dan relasi agama dan negara yang tidak mengistimewakan satu keyakinan di atas yang lain, tidak melihat trajektori politik illiberal maupun demokrasi illiberal sebagai kutukan!

Tanpa terjebak pada penggambaran hitam-putih tentang kriteria negara demokrasi liberal dan illiberal, karya Denny JA (dengan melihat pergumulan yang terjadi di negeri-negeri muslim, negara-negara Asia-Afrika dan juga kasus India) melihat bahwa demokrasi illiberal adalah lintasan antara, atau suatu tahapan yang dengan segala persoalan yang ada di dalamnya (mulai dari maraknya politik identitas, problem korupsi, politik diskriminasi) akan membawa suatu negara masuk pada era demokrasi liberal sesuai dengan perjalanan waktu dan pematangan pelembagaan dan kondisi masyarakat yang ada di dalamnya.

Baca Juga  PUPR Targetkan 31 Proyek KPBU, Senilai Rp. 212,52 Triliun Pada TA 2023

Dari penjelasan tersebut Denny JA masih bersikap optimis bahwa demokrasi Indonesia dengan berbagai problem illiberal yang ada di dalamnya dapat menjadi model bagi perjalanan demokrasi di negara-negara muslim lainnya.

Selanjutnya dengan berbagai kekuatannya, buku singkat yang patut diberi apresiasi untuk menambah wawasan berharga tentang perjalanan demokrasi, memiliki beberapa persoalan yang membutuhkan catatan kritis terhadapnya.

Pertama, karya dari Denny JA ini tidak mampu mempertahankan stamina dalam melakukan analisis tentang demokrasi di berbagai kawasan dengan perspektif analisis politik yang konsisten.

Pada satu bagian Denny JA menggunakan pendekatan analisis relasi kelas sosial dalam memahami perkembangan politik di Amerika Serikat dan Eropa Barat serta Rusia dan China.

Tapi di sisi lain, Denny tidak menggunakan analisis yang sama dalam melihat perjalanan demokrasi di negeri-negeri muslim. Problem ini tidak lagi menjadi semata-mata persoalan metodologis, tapi sedikit banyak mengurangi akurasi penjelasan Denny JA dalam melihat prospek demokrasi di negeri-negeri muslim.

Apabila kita masukkan analisis relasi kelas sosial dalam melihat prospek demokrasi di negeri-negeri muslim misalnya, kemungkinan Denny akan lebih berhati-hati untuk melihat Indonesia sebagai suatu model.

Mengingat bahwa dalam perspektif analisis kelas, dominasi kekuatan oligarki yang merupakan persenyawaan aliansi dari kekuatan bisnis besar yang bergantung dengan kekuatan politik-birokrasi dalam arena politik Indonesia dan lemahnya pengaruh borjuasi independen maupun kelas menengah yang merdeka menjadi bagian dari persoalan utama mengapa Indonesia sulit untuk naik kelas menuju era demokrasi liberal.

Sementara di sisi lain, analisis struktural juga akan membuat kita cermat dan tidak terlalu menggantungkan kepercayaan bahwa capaian demokrasi liberal di negara-negara maju akan terus berjalan di atas angin.

Apabila kita menyaksikan perubahan politik terakhir, kita akan menyaksikan krisis demokrasi liberal terkait dengan kemunculan kekuatan populisme kanan di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Tampilnya kekuatan populisme kanan yang bercorak rasis, anti-imigran, dan mengabaikan fondasi-fondasi politik liberal tidak dapat dilepaskan dari tumbuhnya rasa frustrasi dari kelas menengah rentan maupun kelas pekerja kulit putih akibat mulai tidak responsifnya saluran politik demokrasi mengawal aspirasi politik mereka di era krisis ekonomi pasca 2008.

Baca Juga  Akrobatik Manajemen, Siapa Diuntungkan dalam Permainan Direksi Jiwasraya?

Kedua, buku ini juga kurang memberikan ilustrasi terkait kompleksitas peran agama dalam politik baik di negara maju dan berkembang.

Seperti diutarakan oleh Kai Hafez (2010) dalam Radicalism and Political Reform in the Islamic and the Wetern World bahwa bahkan di negara-negara Eropa yang telah mencapai fase demokrasi matang, kekuatan politik agama yang memiliki corak beragama puritan tampil sebagai kaum reformis baik di Inggris dan Amerika Serikat untuk menjadi unsur penting yang memperkuat demokrasi.

Penggambaran politik yang sophisticated seperti yang disampaikan oleh Michael Walzer (2015) dalam karyanya The Paradox of Liberation: Secular Revolutions and Religious Counterevolutions juga dapat menjadi catatan untuk menutupi celah yang tidak disampaikan dalam buku ini, yang dapat diproyeksikan untuk membaca pergumulan politik di negeri-negeri muslim.

Hal itu terkait dengan bagaimana kontestasi dan negosiasi antara kaum nasionalis sekuler dan nasionalis relijius berlangsung di negara-negara yang memperoleh kemerdekaan pasca Perang Dunia Kedua seperti Israel, India, dan Aljazair, serta bagaimana path relasi tersebut mempengaruhi perjalanan negara-negara tersebut ke depan.​

Pada akhrinya buku ini memberikan sumbangan penting dalam perluasan wawasan kajian politik di Indonesia, dan perambahan dalam jalur akademik bagaimana upaya kita untuk mendorong lebih kencang gerbong demokrasi di Indonesia untuk menghormati politik liberal dan inklusif.

*

Airlangga Pribadi Kusman Ph.D

Lahir di Jombang 23 November 1976, Pengajar di Departemen Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Surabaya (sejak 2004).

Ketua Tim Navigasi Provinsi Jawa Timur. Meraih gelar Sarjana Ilmu Politik S1 pada tahun 2002 di Universitas Airlangga, Gelar Master dalam Ilmu Politik dari Pasca Sarjana UI 2006 dan Gelar Ph.D dari Asia Research Centre Murdoch University pada tahun 2016.

Penulis buku The Vortex of Power: Intellectuals and Politics in Indonesia’s Post-Authoritarian Era.