Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjuliet4d loginjuliet4djuliet4d linkjuliet4d loginbima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibima88animasi persepsi penggunaantarmuka elemen visualdurasi respons penggunasimbol berulang sistem acakkebiasaan respons tempomekanisme interaksi digitalvolatilitas karakter sistempengelolaan modal terukurprobabilitas variasi keluaranstatistik data sistem acaksimbol sistem pembayaran interaktifantarmuka penghubung sistem virtualbias kognitif keluaran acakdurasi sesi perubahan nilaievolusi antarmuka interaksi moderninformasi grafis keputusan digitalpersepsi pola keterkaitan kejadianrng variasi keluaran acakrtp karakteristik sistem hiburansimbol cerah fitur interaktifiran expands regional influence beyond hormuzmarc marquez leads motogp 2026 standingsonimusha way of the sword reviewtechnology/potentiometer vs hall effect vs tmrkebijakan keselamatan pelayaran nasionalcandaan juicy bagasi bekasi kritik netizenmcgregor holloway ufc 329algoritma acak variasi keluarandesain visual persepsi interaksievaluasi fitur mekanisme hiburankeseimbangan simbol interaksi digitalmultiplier fungsi mekanisme interaktifperilaku keputusan variasi sistemprobabilitas karakter hiburan rasionalritme aktivitas pengelolaan sesi simbol hubungan sistem acakvolatilitas karakter teknologi modernanimasi perhatian pemainaturan fitur bonusfreespin tahapan sistem acakpaytable fungsi simbolprobabilitas variasi hasilrng urutan hasil acakrtp pengembalian jangka panjangsimbol berlapis nilai dinamistempo pengalaman bermainvolatilitas intensitas keluarandpr soroti pengawasan keselamatan kapal indonesiaanak terbuka kepada orangtua sejak dinikorsel soal selat hormuzpotentiometer vs hall effect vs tmrexercises that burn calories beyond runningharga emas terjepit sentimen globalharga perak kembali goyah penguatan dolar jadi beban baruemas global jatuh level terendah sebulanrupiah melemah ke rp17 669 per dolar asskip sarapan atau makan malam untuk dietlaga mu selanjutnya usai digebuk man citybadminton indonesia ambisi hapus sejarah kelam asian games 2026shio kerbau mulai petik hasil konsistensi berbuah manisglass nails manicure minimalis wajah barutapir sumatra muncul bersamaan kamera jebak rekam momen langkacreme brulee butter sand dessert korea viralarue hadir di blok m comfort food asia tampil lebih moderndiet keto manfaat risiko dan batasannyaPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola GacorPola Gacoralgoritma keluaran acakanimasi perhatian visualantarmuka padat simboldurasi pergeseran fokusfreespin pemicu tahapaninformasi keputusan pemainmultiplier bertingkatpsikologi pola acakrtp ekspektasi statistiksebaran hasil volatilitasmasalah manchester united kembali terlihat di derbyjuventus belum konsisten lele adani beri kritik tajamj balvin air jordan 4 lemonade rilis 25 september 2026arti tato bunga dandelion dan makna di baliknyaharga iphone indonesia naik 13 september 2026kangen band bubar andika mahesa minta sabarihsg merosot 075 persen ke level 6485mediastorm bagikan iphone duo gratis ke 154 karyawanaye aye madagaskar primata unik jari panjangbias kognitif hasil acakdurasi sesi fokusmultiplier perubahan nilaipersepsi pola digitalritme visual perhatianrtp volatilitas karaktersimbol berulang pola semuurutan hasil hubungan semuvariasi hasil jangka panjangwarna gerakan perhatianantarmuka nyaman interaksi modernbias kognitif keluaran acakdesain visual informasi layardurasi sesi tempo virtualevolusi mekanisme fitur moderningatan pola simbol berulangmultiplier elemen struktur interaktifperilaku keputusan hiburan virtualsimbol dan pengalaman visualvariasi hasil sistem digitalalgoritma vs tampilanaturan pemicu freespindeviasi sebaran nilaidurasi persepsi responsingatan pola acakkontras fokus visualpengulangan pilihan kebiasaanrasio kejadian langkartp persentase jangka panjangtransformasi simbol bertahapdurasi sesi pemrosesan informasifamiliaritas tampilan persepsi peluang freespin rangkaian mekanisme tambahanhasil serupa dalam probabilitaskepadatan visual kecepatan keputusanpeluang statistik hasil aktualperubahan ikon tahapan interaksirtp gambaran jangka panjangsesi singkat variasi keluaranvolatilitas sebaran nilai sesideteksi perubahan ritmeevaluasi pergeseran algoritmaevaluasi ritme perkalianinterpretasi probabilitas digitalkalkulasi frekuensi simbolobservasi konsistensi dataobservasi sinyal langkapemetaan fase akumulasipemodelan siklus distribusipengujian algoritmik performaalgoritma vs tampilanaturan pemicu freespindeviasi sebaran nilaidurasi persepsi responsingatan pola acakkontras fokus visualpengulangan pilihan kebiasaanrasio kejadian langkartp persentase jangka panjangtransformasi simbol bertahapstok beras nasional amankamera cincin zoom unikkasus penyu Raja Ampathp lipat tiga terbarukualitas udara Singapura memburukaturan konsumsi MBGmenjaga kepadatan tulang lansiatukar sampah elektronikwarna noise untuk tidurwaktu makan untuk dietarahan Menkeu untuk Bea Cukaikurang tidur dan risiko kankeremas antam menembus batas rp2,6 jutaharga perak antam kembali melemah 15 september 2026harga emas antam turun bawah rp2,6 jutamotor dengan tangki bbm besar selain Suzuki thunderudara singapura tidak sehat psi tembus 154erick thohir titip maarten paes ke bos ajaxjanice tjen vs sloane stephens guadalajara open 2026aquarius mulai dilirik percakapan penting bisa ubah arah karierlace up jeans tren denim y2k 2026asian pandan cake american dessert loversjantung berhenti saat membeku wood frog tetap bertahanpizza seolgi tteok tradisional korea viraldonat viral tiktok kreasi baru mulai bermunculandiet paleo pada atlet mikrobioma usus jadi sorotanopenai akuisisi glass imaging senilai rp5 triliunandre taulany menikah lagi anak anak ikut bahagiarupiah melemah hari ini ke rp17731 per dolar asihsg menguat hari ini ke level 6503max dowman man of the match ipswich vs arsenalperforma vinicius junior buruk lawan elchefairuz ad dailami sahabat nabi menghadapi al aswadfilm istimewa 2026 perjalanan lima anak mencari ayahman city vs norwich prediction 18 september 2026adaptasi mode putarananalisis fitur bonusanalisis multiplier berantaianalisis ritme volatilitasdeteksi ritme reelindeks volatilitas pendekkomparasi return teoretisobservasi mekanisme putaranrespons multiplier tempovolatilitas dinamis momentumanalisis interval frekuensianalisis tahapan putaranevaluasi karakter reelevaluasi rasio pengembaliankajian rotasi terukurmodel pengelolaan saldoobservasi distribusi pengaliobservasi interval putaranstatistik perubahan polastudi distribusi pengalievaluasi repetisi interval stabilformasi adaptif pergeseran tempokajian algoritmik fluktuasi returnobservasi variansi momentumriset numerik korelasi siklussimulasi temporal durasi sesistrategi eksekusi multiplier profit taktik manual ritme statisteknik agresif fase kritistiming presisi perubahan spinanalisis fluktuasi rtpanalisis pergeseran tempoanalisis pola scatteranalisis statistik reelanalisis waktu permainanevaluasi rotasi pendekevaluasi urutan simbolobservasi gerakan reelobservasi putaran bertahapstudi ritme mesinefek suara ekspektasimemori evaluasi terbarupeluang teoretis sampelpemicu aktivasi fiturprobabilitas hasil beruntunritme beban informasirng keluaran putaransimbol penanda tahapanvolatilitas rentang nilaiwarna kontras antarmukacanada eu associate membershipworlds quietest islands 2026apex legends street fighterrtx 5090 rma rejectionshio karier melesat keuanganban boeing 737 iran lepaskonflik houthi arab saudi wnijoshua van wajah baru ufckasus betrand peto klarifikasiter stegen kiper utama jermanlabel peringatan pangan sehatdenza b8 vs tank 500 hevaris sanda tewas kelompok bersenjata papuarestitusi pajak pengusaha djp beri penjelasanprakanker serviks tanpa gejala pentingnya skriningerupsi ili lewotolok dua bandara belum beroperasiwni dihukum di malaysia buang puntung rokokrapat perdana suahasil nazara dpd agenda fiskalkorban km virgo operator tanggung biaya pemulanganpengembangan rudal yamanperombakan pejabat kemenkeu dikaji ulang suahasilas kurangi pasukan di asia pengaruh chinaminuman saat cuaca panas batasi gula kafeinpersib cetak sejarah di korea fc seoulsistem etle terintegrasi proses tilang dendatrump dan kennedy center sengketa renovasibisnis sampah nasabah pnm mekaar omzet jutaanide hadiah untuk orang introvertbi rate september 2026 proyeksi naik the fedpembatasan media sosial anak uni eropasmartphone baru baterai besarpemerataan akses listrik wilayah terpenciljalur perdagangan terusan pinglu asia tenggaraben shelton tennis herothe fed has a simple way to calm the bond marketapple iphone duo foldable

Tugas Strategis Badan Permusyawaratan Desa Dalam Membangun Negeri

Tugas Strategis Badan Permusyawaratan Desa Dalam Membangun Negeri
SHARE

Penulis: Agoes Hendriyanto, S.P.,M.Pd (*)

Badan Permusyawaratan Desa mempunyai peran strategis, sejak awal Kemerdekaan Indonesia (1945). Pada awal pengaturan soal desa sebenarnya tak memperoleh landasan konstitusional yang bersifat eksplisit, kecuali kesatuan masyarakat hukum adat yang telah tumbuh dan berkembang jauh sebelum Indonesia merdeka.

Baru ada pengaturan dimulai dari UU Nomor 22 Tahun 1948, UU Nomor 1 Tahun 1957 dan UU Nomor 19 Tahun 1965 menempatkan desa sebagai fokus otonomi.  Selanjutnya pada era Orde Baru dibentuk Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa. Undang-undang ini mengarahkan pada penyeragaman bentuk dan susunan pemerintahan desa dengan corak nasional menjamin terwujudnya demokrasi Pancasila secara nyata, dengan menyalurkan pendapat masyarakat dalam wadah yang disebut Lembaga Musyawarah Desa (LMD)

Undang Nomor 6 tahun 2014 dengan mengembalikan otonomi asli desa untuk membatasi intervensi otonomi daerah pasca reformasi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa menjawab polemik keberadaan BPD dalam Pemerintahan Desa. Batasan pemerintahan desa terdiri dari kepala desa dan perangkat desa semata tanpa posisi BPD. Batasan tersebut berbeda jika dibandingkan dengan pengaturan sebelumnya, dimana pemerintahan desa terdiri dari Pemerintah Desa dan BPD. Namun demikian, walaupun berkedudukan tidak sebagai penyelenggara pemerintahan desa, keberadaan BPD secara fungsi tetap memiliki posisi vital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengan demikian posisi BPD masih sejajar dengan Kepala Desa, karena setiap pengambilan kebijakan turut disertai persetujuan BPD.

Badan Permusayawaratan Desa berdasarkan Permendes 16/2019, dan Permendes 17/2019 mempunyai tugas yang strategis dalam Penyelenggara Pemerintah Desa sehingga mempunyai hak untuk meminta laporan Kepala Desa terhadap penyelenggara Desa. Namun yang masih menjadi kendala disini perangkat Badan Permusyawaratan Desa sebagai lembaga perwakilan dari masyarakat Desa mempunyai kendala terutama masalah anggaran yang masih melekat dengan Dana di Pemerintahan Desa. Sehingga untuk melaksanakan tugas dan fungsi BPD di lapangan mengalami kendala. Selain masih minimnya alokasi anggaran disebabkan anggaran Pemerintah Desa sangat kecil.

Hal inilah yang menyebabkan adanya kekuasaan dari pemerintah Desa untuk mempengaruhi kinerja dari BPD. BPD untuk operasional kegiatan membutuhkan dana namun untuk mendapatkan dana harus kerjasama dan hubungan baik dengan pemerintah desa.

Sebenarnya dalam satu tahun anggaran, Kepala Desa itu harus membuat empat macam Laporan yang disampaikan kepada Bupati melalui Camat setelah disepakati atau disetujui oleh BPD. Tugas dan wewenang BPD yang tercantum di Permendes  16 dan 17 tahun 2019 jika tidak diimbangi dengan anggaran hanya formalitas belaka.

Baca Juga  Prestasi Gemilang Kabupaten Pacitan: Raih Penghargaan Sistem Merit dan Kualitas Pengisian JPT 'Baik' dari KASN

Penulis telah menjadi anggota BPD sejak tahun 2007, suka-duka menjadi anggota BPD sampai membuat sebuah perkumpulan BPD yang mengalami kendali berkaitan dengan biaya operasional.  Honor BPD yang sangat minim, operasional yang sangat minim tak akan mungkin untuk menyelesaikan tugas sedemikian banyaknya.  Untuk mengumpulkan anggota BPD dan masyarakat untuk musyawarah desa jika setiap kegiatan ada rapat berapa biaya yang harus dikeluarkan.  Sehingga untuk rapat biasanya satu kali rapat untuk beberapa agenda pengesahan.

BPD mempunyai tugas untuk menyelenggarakan musyawarah untuk membahas empat laporan Kepala Desa.  Padahal pada bulan itu anggaran untuk pelaksanaan sudah habis pada awal tahun anggaran  Jika kita melihat dari sisi honorarium anggota BPD dari penulis menjadi anggota BPD sampai sekarang sangat jauh dari yang diamanatkan di permendes.  Adapun empat laporan Kades dan BPD sebagai berikut ini.

Empat laporan Kades itu adalah:

  1. LRP APBDes SM 1 (Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Semester Pertama).Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa pada bulan Juni tahun anggaran berjalan. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya 10 hari setelah habis semester pertama tahun anggaran berjalan (Tanggal 10 Juli).
  1. LRP APBDes SM 2 (Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Semester Akhir). Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa pada bulan Desember tahun anggaran berjalan. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya 10 hari setelah habis semester akhir tahun anggaran berjalan (Tanggal 10 Januari) tahun anggaran berikutnya.
  1. LPPDes (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa). Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa yang selambat-lambatnya dilaksanakan tiga bulan setelah habis tahun anggaran, yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya tiga bulan setelah habis tahun anggaran yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.
  1. LPRP APBDes (Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes). Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa yang selambat-lambatnya dilaksanakan tiga bulan setelah habis tahun anggaran, yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.

Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya tiga bulan setelah habis tahun anggaran yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.

Laporan BPD

Dalam satu tahun anggaran, BPD juga harus membuat empat macam Laporan dari hasil evaluasi BPD terhadap laporan Kades yang dibahas dalam Musdes untuk disampaikan kepada Bupati melalui Camat.

Baca Juga  PRABANGKARANEWS.COM Mengucapkan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia

Empat laporan BPD itu adalah:

  1. LEK Kades SM 1 (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa Semester Pertama). Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Evaluasi Kinerja Kepala Desa atas pelaksanaan RKPDes APBDes yang dibahas dalam Mudes Evaluasi Kinerja Kepala Desa pada bulan Juni tahun anggaran berjalan.Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya 10 hari setelah habis semester pertama tahun anggaran berjalan (Tanggal 10 Juli).
  1. LEK Kades SM 2 (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa Semester Akhir). Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Evaluasi Kinerja Kepala Desa atas pelaksanaan RKPDes APBDes yang dibahas dalam Mudes Evaluasi Kinerja Kepala Desa pada bulan Desember tahun anggaran berjalan.Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya 10 hari setelah habis semester akhir tahun anggaran berjalan (Tanggal 10 Januari) tahun anggaran berikutnya.
  2. LEK Kades terhadap LPPDes (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa). Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Evaluasi Kinerja Kepala Desa atas pelaksanaan RKPDes yang selambat-lambatnya dibuat tiga bulan setelah habis tahun anggaran, yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya tiga bulan setelah habis tahun anggaran yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.
  1. LEK Kades terhadap APBDes (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa terhadap Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes). Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Evaluasi Kinerja Kepala Desa atas pelaksanaan APBDes yang selambat-lambatnya dibuat tiga bulan setelah habis tahun anggaran, yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.

Laporan ini disampaikankepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya tiga bulan setelah habis tahun anggaran yaitu dari bulan januari hingga bulan Maret tahun anggaran berikutnya.

Laporan AMJ

Selain yang sudah dijelaskan di atas, kades dan BPD juga harus membuat laporan Akhir masa jabatan yang selengkapnya dapat diuraikan sebagai berikut:

Laporan AMJ Kades

  1. LPPDes AMJ (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Masa Jabatan). Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa yang selambat-lambatnya dilaksanakan lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades. Laporan ini berisi laporan penyelenggaraan pemerintahan desa selama lima tahun tujuh bulan Kades menjabat. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades.
  1. LPRP APBDes AMJ (Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes Akhir Masa Jabatan). Laporan ini dibahas oleh Kepala Desa dengan BPD dalam Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa yang selambat-lambatnya dilaksanakan lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades. Laporan ini berisi laporan penyelenggaraan pemerintahan desa selama lima tahun tujuh bulan Kades menjabat. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades.
  1. Memori AMJ (Memori Akhir Masa Jabatan). Memori Akhir Masa Jabatan Kepala Desa tidak melalui pembahasan dengan BPD. Memori Akhir Masa Jabatan ini berisi laporan penyelenggaraan pemerintahan desa dan laporan pertanggungjawabam realisasi pelaksanaan APBDes sisa lima terakhir masa jabatan Kades. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat pada saat serah terima jabatan Kades.
Baca Juga  Satgas Yonif 133 / YS, Tunjukan Rasa Nasionalisme dan Peduli Pendidikan di Perbatasan RI-MLY

Laporan AMJ BPD

  1. LEK Kades AMJ (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa Akhir Masa Jabatan) terkait pelaksanaan LPPDes. Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa Akhir Masa Jabatan atas pelaksanaan LPPDes yang selambat-lambatnya dilaksanakan lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades. Laporan ini berisi laporan penyelenggaraan pemerintahan desa selama lima tahun tujuh bulan Kades menjabat. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades.
  1. LEK Kades AMJ (Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Desa Akhir Masa Jabatan) terkait pelaksanaan APBDes. Laporan ini dibuat oleh BPD dari hasil Musdes Evaluasi Kinerja Kepala Desa Akhir Masa Jabatan atas pelaksanaan APBDes yang selambat-lambatnya dilaksanakan lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades.Laporan ini berisi laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBDes selama lima tahun tujuh bulan Kades menjabat. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat selambat-lambatnya lima bulan sebelum habis masa jabatan Kades.
  1. LP BPD (Laporan Pertanggungjawaban Badan Permusyawaratan Desa). Laporan ini dibuat oleh BPD pada Akhir Masa Jabatan yang selambat-lambatnya sampai akhir masa jabatan BPD. Laporan ini berisi laporan pertanggungjawaban BPD selama enam tahun BPD menjabat. Laporan ini disampaikan kepada Bupati melalui Camat pada saat serah terimah jabatan BPD.

Catatan:

  •  LPPDes, LPRP APBDes, LPPDes AMJ, dan LPRP APBDes AMJ adalah dalam bentuk PERDES.
  •  Memori AMJ tidak dalam bentuk Perdes.

Acuan:

  • Muhamad Labolo, Peluang dan Ancaman Otonomi Desa Pasca UU Nomor 6 Tahun 2014
  • UU 6/2014
  •  PP 43/2014
  •  PP 47/2015
  •  Permendagri 114/2014
  •  Permendagri 20/2018 Permendagri 46/2016
  •  Permendagri 110/2016
  •  Permendes 16/2019
  •  Permendes 17/2019.