Sekolah Jurnalistik; Mengenal Potensi Lokal dan Pengembangan Diri Siswa di Era New Normal

PRABANGKARANEWS.NET || Kegiatan jurnalistik dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan siswa, mahasiswa, guru, dosen, karyawan, ASN dalam melihat dan mengenal potensi lokal dalam rangka untuk pengembangan diri di era normal. Potensi lokal diframing atau dibingkai dengan bahasa yang menarik untuk dipublikasikan di media online atau media siber.

Salah satu yang bisa digunakan untuk mempromosikan potensi yang ada yaitu melalui media online yang menggunakan internet sebagai alat bantunya.  Media online sebagai media massa depan harus didorong untuk menghasilkan karya jurnalistik yang bisa mengedukasi dan memotivasi dalam rangka bangkit dalam era new normal.

Seorang jurnalis harus selalu berpegang teguh pada sembilan eleemen jurnalisme Bill Kovach.  Siapa saja yang menyebarkan berita harus berpedoman pada kode etik jurnalisme media siber.

Bill Kovach menyarankan sembilan hal yang mesti dipegang teguh dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik mereka. Sembilan elemen tersebut adalah: 1) kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran,  2) loyalitas pertama jurnalisme adalah memenuhi hak mengetahui warga,  3) intisari jurnalisme adalah disiplin dalam verifikasi,  4) para wartawan harus menjaga independensi terhadap sumber berita,  5) jurnalisme harus berfungsi sebagai pemantau kekuasaan, 6) jurnalisme harus menyediakan forum publik untuk kritik maupun dukungan warga,  7) jurnalisme harus berupaya membuat hal-hal penting menarik dan relevan,  8) jurnalisme harus menjaga agar berita komprehensif dan proporsional,  9) para praktisinya harus diperbolehkan mengikuti nurani mereka.

Objektivitas, keberimbangan dan netralitas pemberitaan pers merupakan hal yang mutlak tersaji dalam liputan pers nasional pada masa pemilu maupun kondisi apapun.  Pemberitaan yang nihil kepentingan politik para pengelola pers, dan elit penguasa diharapkan mampu memberikan informasi pada khalayak yang menjadi hak mereka.   Dengan demikian, berita yang bersih dari sisipan kepentingan sempit politik  diharapkan mampu melaksanakan proses pembelajaran dalam kehidupan demokrasi dengan senantiasa berpegang pada kebenaran, aktulitas dan imparsialitas.

Mengelola mindset dan melakukan inovasi pengembangan produk ke arah digital salah satunya melalui media online memerlukan pengetahuan yang lebih di bidang jurnalistik.  Sembilan elemen jurnalisme Bill Kovach, aspek faktualitas berita, aspek  imparsialitas,  serta kode etik jurnaisme media siber dalam rangka memberikan informasi yang kredibel, akurat kepada khalayak.

Untuk itu Seminar Nasional dan Workshop ” Sekolah Jurnalistik Mengenal Potensi Lokal dan Pengembangan Diri Siswa di Era New Normal sangat dibutuhkan, untuk pengembangan diri siswa sebagai tempat penyaluran bakat siswa di bidang penulisan berita di media online.

Kerjasama antara semua komponen dalam rangka menggali potensi lokal untuk dibingkai atau diframing menjadi berita yang menarik, akurat dan kredibel.  Khalayak akan merasa terpuaskan dengan berita yang disajikan oleh jurnalis-jurnalis yang senantiasa menjaga independensi di tengah kedekatannya dengan tokoh politik, penguasa, maupun investor atau pemodal.

IKUTILAH:

»🔥 SEMINAR NASIONAL dan WORKSHOP🔥«
📜Dengan tema:

“SEKOLAH JURNALISTIK : MENGENAL POTENSI LOKAL DAN PENGEMBANGAN DIRI SISWA DI ERA NEW NORMAL 📸✨

📢 Pemateri :
◾Sugiyono, M.Pd (Ketua LPPM STKIP PGRI Pacitan
◾Prof. Dr. Andrik Purwasito D.E,A (Guru Besar UNS)
◾Erwin Kartinawati, S.Sos.,M.I.Kom (Dosen Universitas Sahid Surakarta)
◾Agoes Hendriyanto, S.P.,M.Pd (Direktur Prabangkaranews & Dosen STKIP PGRI Pacitan)
◾Pepih Nugraha (Mantan Redaktur Kompas/Founder Kompasiana.com)

✔️SEMINAR

💰FREE” Alias Gratis*
📝Fasilitas : e-sertifikat

✔️WORKSHOP (40JP)
💰 Rp. 50.000
📝 Penugasan
📝 e-sertifikat 40 JP

📌 Save the date📌
📆 :  Kamis – Jum’at, 28 – 29 Januari 2021
⏰ : 08.00 s/d 12.30 WIB
*🏠 : Live Zoom Meeting dan youtube.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Let’s join us😉😁‼️
Pendaftaran:
https://bit.ly/sekolahjurnalistik
Narahubung:
– Ika Noviana (08563368882)

Please follow and like us:

redaksiprabangkara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *