STKIP PGRI Pacitan Gandeng BKKBN Kenalkan SISE-Edu untuk Sekolah Luar Biasa se-Jawa Timur

STKIP PGRI Pacitan Gandeng BKKBN  Kenalkan SISE-Edu untuk Sekolah Luar Biasa se-Jawa Timur
SHARE

PRABANGKARANEWS — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Edukasi Kesehatan Reproduksi di Aula STKIP PGRI Pacitan, Kamis (27/11). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses informasi kesehatan reproduksi yang ramah dan inklusif bagi remaja, terutama remaja berkebutuhan khusus di Jawa Timur.

Ketua STKIP PGRI Pacitan, Bakti Sutopo, M.A., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan sekaligus kebanggaan atas inovasi yang dikembangkan tim dosen STKIP PGRI Pacitan: Chusna Apriyanti, M.Pd. B.I., Welly Novitasari, M.Pd., dan Sugiyono, M.Pd.
Inovasi tersebut berupa Learning Management System (LMS) Simple Sex Education (SISE-Edu), platform edukasi seks berbasis gamifikasi dan chatbot yang dirancang khusus untuk anak tuna grahita.

“Kami bangga dan mengucapkan terima kasih karena LMS SISE-Edu kini digunakan oleh SLB di seluruh Jawa Timur. Ini merupakan terobosan luar biasa dan wujud kepedulian kita terhadap remaja yang memiliki keistimewaan,” ujar Bakti Sutopo.

Ia berharap SISE-Edu dapat menjadi sarana efektif untuk membantu remaja memahami pentingnya kesehatan reproduksi serta memperkuat kerja sama antara STKIP PGRI Pacitan dan BKKBN Jawa Timur.

Baca Juga  Pomdam XII/Tpr Gelar Syukuran dan Apel Corps, Peringati HUT ke-76 Pomad

Dukungan Dinas PPKB dan PPPA Pacitan

Kepala Dinas PPKB dan PPPA Kabupaten Pacitan, Dra. Jayuk Susilaningtyas, M.M., juga menegaskan pentingnya penyediaan media pembelajaran yang tepat bagi remaja penyandang disabilitas.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap manusia, termasuk remaja istimewa. Tantangannya bukan hanya keterbatasan pengetahuan, tetapi juga minimnya media edukasi yang sesuai bagi penyandang disabilitas,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi lintas lembaga, termasuk antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

BKKBN Apresiasi: Modul ‘Tentang Kita’ dan SISE-Edu

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur turut memberikan apresiasi terhadap dua inovasi pendidikan reproduksi inklusif, yaitu:

  • Modul “Tentang Kita” untuk remaja tuli yang digagas oleh Maulida Raviola

  • Aplikasi SISE-Edu bagi remaja tuna grahita

“Di era digital, modul dan platform seperti SISE-Edu memberikan manfaat nyata dalam memperluas akses edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja istimewa. Penghargaan kami berikan kepada STKIP PGRI Pacitan atas kontribusinya,” ujarnya.

Perkuat Program GenRe dan Bangga Kencana

Melalui kegiatan ini, BKKBN Jawa Timur berharap 38 kabupaten/kota di wilayah tersebut semakin memperkuat pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, remaja diharapkan mampu memahami dirinya, menjaga kesehatan reproduksi, serta merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Baca Juga  Mengatasi Tantangan Era Digital dengan Olahraga dan Aplikasi Kesehatan

Program ini menjadi bagian dari penguatan Program GenRe dan Bangga Kencana, yang diharapkan dapat diterapkan secara merata di seluruh Jawa Timur.