Flick Waspadai Kejutan Albacete di Perempat Final Piala Raja

Flick Waspadai Kejutan Albacete di Perempat Final Piala Raja
SHARE

PRABANGKARANEWS – Pelatih Barcelona Hans-Dieter “Hansi” Flick menegaskan timnya tidak ingin lengah jelang laga perempat final Piala Raja musim 2025/2026 melawan tuan rumah Albacete. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Carlos Belmonte, Rabu (4/2) dini hari WIB.

Flick menyadari potensi kejutan selalu terbuka dalam ajang Piala Raja, terlebih Albacete sebelumnya sukses menyingkirkan Real Madrid dengan skor 3-2 pada babak 16 besar.

“Namun itulah persisnya yang saya suka dari turnamen ini. Hasil mengejutkan sering terjadi,” ujar Flick seperti dikutip dari laman resmi Barcelona.

Pelatih asal Jerman itu menekankan pentingnya fokus penuh sepanjang pertandingan. Ia memastikan Barcelona mempersiapkan diri secara matang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi di atas lapangan.

Baca Juga  Evaluasi Kebijakan PSBB, Bappenas Melihat Ada Penurunan Kasus Covid-19

“Kami selalu menganalisis lawan. Kami harus beradaptasi dengan gaya permainan mereka dan stadion pertandingan, serta melangkah ke lapangan dengan sikap dan mentalitas yang tepat. Kami harus 100 persen fokus,” tuturnya.

Flick juga memastikan akan menurunkan komposisi pemain terbaik. Ia tidak ingin Albacete kembali menciptakan hasil di luar perkiraan dan mengubur ambisi Barcelona mempertahankan gelar juara Piala Raja.

Menurut Flick, skuad Barcelona saat ini memiliki kualitas dan kekompakan yang sangat baik. Ia mengaku puas dengan atmosfer positif di dalam tim.

“Kami punya para pemain yang luar biasa. Suasana di antara mereka sangat luar biasa. Mereka bukan hanya rekan setim, tetapi juga teman. Saya senang dengan semua pemain,” kata pelatih berusia 60 tahun tersebut.

Baca Juga  Buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri (Lanjutan 3); Sejarah, Misteri, dan Kebijaksanaan Leluhur

Secara statistik, Barcelona lebih diunggulkan. Berdasarkan catatan Transfermarkt, Blaugrana hanya sekali menelan kekalahan dari Albacete dalam 14 pertemuan. Sembilan laga berakhir dengan kemenangan Barcelona, sementara empat lainnya imbang.

Satu-satunya kekalahan Barcelona terjadi pada tahun 1995, saat mereka takluk 0-1 dari Albacete. Meski demikian, Flick menegaskan catatan masa lalu tidak bisa dijadikan patokan mutlak di kompetisi sekelas Piala Raja.