Wakil Bupati Pacitan Resmikan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar, Hadirkan Gus Iqdam dalam Tabligh Akbar
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah menghadiri peresmian Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar di Desa Soka, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Peresmian lembaga pendidikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pengembangan pendidikan Islam sekaligus mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan berdaya saing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Yayasan Nurul Azhar KH. Syamsudin, Pimpinan Perguruan Islam Pondok Tremas KH. Fuad Habib Dimyati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah yang memadati lokasi acara.
Rangkaian peresmian semakin semarak dengan kehadiran pendakwah nasional KH. Muhammad Iqdam Kholid, atau yang akrab disapa Gus Iqdam, Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah. Dalam tabligh akbar yang digelar di lapangan Desa Soka, Gus Iqdam menyampaikan tausiyah yang mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta menanamkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pacitan menyampaikan apresiasi atas berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar. Menurutnya, kehadiran lembaga pendidikan berbasis Islam merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter.
“Kami menyambut baik hadirnya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar di Kabupaten Pacitan. Semoga lembaga ini menjadi pusat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, kuat dalam spiritual, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar merupakan lembaga pendidikan yang berpusat di Jakarta dan menaungi berbagai jenjang pendidikan formal maupun pendidikan berbasis pesantren. Lembaga ini didirikan oleh putra asli Desa Soka, Kecamatan Punung, yang juga merupakan alumni Pondok Tremas, sebagai bentuk pengabdian untuk memajukan pendidikan di kampung halamannya.
Melalui Yayasan Nurul Azhar, masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lengkap, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Madrasah, Sekolah Kejuruan, Pondok Pesantren, hingga Program Tahfidz Al-Qur’an. Kehadiran berbagai jenjang pendidikan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat.
Peresmian Yayasan Pendidikan Islam Nurul Azhar menjadi bukti nyata sinergi antara tokoh masyarakat, ulama, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membangun masa depan generasi muda. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, lembaga ini diharapkan berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul serta memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pacitan.
