KMD Angkatan X STKIP PGRI Pacitan Resmi Dibuka, Bekali Mahasiswa Keterampilan Membina Pramuka
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Angkatan X STKIP PGRI Pacitan resmi dibuka. Kegiatan yang menjadi bagian dari penguatan kompetensi kepramukaan mahasiswa tersebut berlangsung pada 1–7 September 2026 di Student Hall STKIP PGRI Pacitan.
Upacara pembukaan dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026) dan diikuti peserta KMD Angkatan X bersama jajaran pimpinan, pembina, serta unsur terkait. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis dalam melaksanakan pembinaan kepramukaan.
KMD merupakan salah satu bentuk pendidikan dan pelatihan bagi calon pembina Pramuka agar memiliki kemampuan dasar dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi kegiatan kepramukaan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk mampu menerapkannya dalam kegiatan pembinaan di satuan pendidikan maupun lingkungan masyarakat.
Selama sepekan, peserta akan mengikuti rangkaian materi dan praktik kepramukaan yang dirancang untuk membangun karakter, kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, serta kemampuan mengelola kegiatan Pramuka. Kompetensi tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya terjun sebagai pendidik dan pembina generasi muda.
Pelaksanaan KMD Angkatan X juga menegaskan komitmen STKIP PGRI Pacitan dalam memperkuat kompetensi mahasiswa melalui kegiatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan. Nilai-nilai kepramukaan dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, khususnya dalam membentuk generasi yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial.
Dengan berlangsungnya KMD Angkatan X, diharapkan lahir calon-calon pembina Pramuka yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian. Mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan karakter sekaligus menghidupkan kegiatan kepramukaan di sekolah dan masyarakat.
