Peringatan Hari Sungai Sedunia Mengingatkan Pentingnya Air bagi Kehidupan
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Pentingnya air bagi keberlangsungan kehidupan kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Sungai Sedunia di Kabupaten Pacitan. Prosesi Puja Toyo, pelepasan benih sidat, dan penanaman pohon menjadi rangkaian utama yang dilaksanakan di kawasan Obyek Wisata Sungai Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Kementerian Lingkungan Hidup, Tulus Laksono, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Direktur Utama PT PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah, serta sejumlah pihak terkait.
Peringatan Hari Sungai Sedunia tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa air merupakan bagian penting bagi kehidupan manusia. Tanpa ketersediaan air, kehidupan tidak dapat berlangsung. Oleh karena itu, kelestarian hutan dan ekosistem sungai, mulai dari kawasan hulu hingga hilir, perlu dijaga secara bersama-sama.
“Seperti Sungai Maron ini, dengan rencana seperti apa pun kalau air tidak ada, tidak akan bisa berjalan,” ungkap Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Kementerian Lingkungan Hidup, Tulus Laksono, Rabu (30/9/2026).
Hal senada disampaikan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Keberadaan Sungai Maron yang telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kelestarian Sungai Maron perlu terus dijaga agar keberadaannya dapat dipertahankan sebagai sumber kehidupan sekaligus potensi wisata daerah.
“Sungai sangat sederhana, bisa dikatakan sungai karena ada aliran airnya. Air ada karena ada vegetasi yang terjaga. Mari merawat hutan untuk kelestarian sungai,” kata Bupati Pacitan.
Peringatan Hari Sungai Sedunia tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-31 PT PLN Nusantara Power dengan mengusung tema “Energi untuk Sungai”.
Sungai Maron dikenal memiliki panorama alam yang khas. Aliran air yang jernih kebiruan berpadu dengan vegetasi yang rimbun, pohon kelapa, serta tebing karst yang mengelilingi kawasan sungai. Keindahan tersebut menjadikan Sungai Maron dikenal dengan julukan “Amazonya Indonesia”.
Sebagai salah satu kawasan wisata yang mendapatkan pembinaan dari PT PLN Nusantara Power, Sungai Maron juga menjadi ruang untuk mengembangkan kegiatan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Direktur Utama PT PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
“Ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian ekosistem sungai, keanekaragaman hayati dan pemberdayaan masyarakat,” kata Ruly Firmansyah.
Melalui peringatan Hari Sungai Sedunia, pesan mengenai pentingnya menjaga sumber air kembali ditegaskan. Pelestarian hutan, perlindungan sungai, serta pemeliharaan keanekaragaman hayati diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat sungai tetap dapat dirasakan masyarakat dan generasi mendatang.
