Tiga Siswi SMKN II Nawangan Selesaikan PKL, Hasilkan Film Dokumenter Sejarah Pacitan
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN — Tiga siswi SMKN II Nawangan resmi ditarik kembali oleh pihak sekolah setelah menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Kamis (1/10/2026).
Selama menjalani PKL, ketiga siswi tersebut turut membantu berbagai kegiatan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan. Salah satu karya yang dihasilkan adalah pembuatan film atau video pendek dokumenter tentang sejarah Kota Pacitan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SMKN II Nawangan yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai lokasi pelaksanaan PKL bagi para siswinya.
Menurutnya, kehadiran tiga siswi tersebut memberikan kontribusi dalam pengembangan dokumentasi sejarah berbasis digital.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan para siswi yang telah membantu membuat film atau video pendek dokumenter sejarah Kota Pacitan. Ini merupakan bentuk transformasi digital dari buku Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri menjadi sebuah mahakarya film atau video pendek,” ungkapnya.
Dijelaskan, transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas bentuk dokumentasi sejarah. Arsip sejarah tidak hanya disimpan dalam bentuk buku, tetapi juga dapat dikembangkan dalam bentuk audiovisual sehingga lebih mudah diakses dan dikenalkan kepada generasi muda.
“Arsip sejarah tidak hanya berupa buku, tetapi juga film atau video yang dapat menjadi dokumen sejarah masa lalu dan masa kini. Semoga usaha Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan terus hadir untuk menjaga harkat dan martabat bangsa menuju masyarakat Pacitan yang makin sejahtera dan bahagia,” tambahnya.
Sementara itu, pembimbing dari SMKN II Nawangan, Ibu Ridha, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan yang telah memberikan kesempatan kepada para siswi untuk melaksanakan PKL.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa karena dapat mengenal secara langsung lingkungan kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama berada di sekolah.
“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada para siswi untuk melaksanakan PKL. Kegiatan ini menjadi latihan bagi mereka untuk mengenal dunia kerja secara langsung,” ujar Ridha.
Kegiatan PKL tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman kerja kepada para siswi, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya kreatif berbasis digital yang dapat mendukung pelestarian sejarah dan budaya Pacitan. Film dokumenter yang dihasilkan menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dalam memperkenalkan sejarah daerah melalui media yang dekat dengan generasi muda.
