Presiden Jokowi Menghargai Petisi Akademisi sebagai Bagian dari Demokrasi
PRABANGKARANEWS || Presiden Joko Widodo menganggap bahwa petisi yang diajukan oleh sejumlah akademisi dari berbagai universitas terhadap pemerintahannya merupakan bagian dari hak demokrasi yang harus dihargai.
Sebelumnya, beberapa akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dan Universitas Indonesia mengkritik pemerintahan Jokowi dalam sebuah petisi. Mereka menyoroti isu-isu etika dan kenegarawanan dalam petisi tersebut.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyatakan bahwa perbedaan pendapat, perspektif, dan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Terlebih lagi, di tahun politik menjelang pemilu, pertarungan opini pasti akan terjadi, dilansir dari Antaranews Minggu (4/2/24).
Ia menekankan bahwa Presiden Jokowi tetap berkomitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip demokrasi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan koridor konstitusi.
