Pemprov Jatim dan Dinas KPP Pacitan Lakukan Monev Pengembangan Kelapa Kopyor di Ngadirejan, Pringkuku
PRABANGKARANEWS, Pacitan, 27 Oktober 2025 — Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur bersama Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kabupaten Pacitan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) program pengembangan kelapa kopyor di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan program pengembangan kelapa kopyor di tingkat lapangan, memastikan bahwa benih dan bantuan yang diberikan telah diterima serta dimanfaatkan dengan baik oleh petani. Selain itu, tim monev juga melakukan identifikasi terhadap berbagai kendala di lapangan, seperti serangan hama, penyakit tanaman, maupun hambatan teknis dalam proses budidaya, dilansir dari @ dinaskpp.pacitan Rabu (29/10/25).
Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga mencakup pemantauan terhadap komunitas pengembang kelapa kopyor di wilayah tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program, serta mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kelapa kopyor.
Kelapa kopyor sendiri merupakan varietas unggul yang memiliki keistimewaan genetik langka. Daging buahnya atau endosperma memiliki tekstur remah dan mudah terlepas dari batok akibat adanya mutasi genetik alami. Dengan penerapan teknologi budidaya dan pengembangan bibit unggul, produktivitas tanaman ini diharapkan terus meningkat.
Lebih jauh, pengembangan kelapa kopyor sebagai komoditas unggulan daerah dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, memperkuat sektor perkebunan, serta menjadi salah satu potensi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pacitan.
