Wabup Pacitan Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, 690 Botol Miras Dimusnahkan
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan dan pelayanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Apel berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan dan diikuti oleh unsur Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, organisasi kemasyarakatan mitra Polri, serta Pramuka, Kamis (12/03).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret 2026. Operasi ini bertujuan memastikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Guna mendukung pelaksanaan operasi tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa angkutan Lebaran 2026.
“Saya berharap seluruh personel memedomani SKB ini agar dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” ujar Gagarin Sumrambah.
Lebih lanjut, Wabup Gagarin menekankan pentingnya strategi komunikasi publik dalam mendukung keberhasilan operasi pengamanan. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas terkait berbagai layanan kepolisian.
Salah satunya dengan mengoptimalkan layanan kepolisian 110, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif selama periode mudik Lebaran.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar oleh jajaran Polres Pacitan selama dua pekan terakhir. Sebanyak 690 botol minuman keras dari berbagai jenis dan merek dimusnahkan di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan bersama unsur Forkopimda.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut tidak ditemukan kasus narkotika.
“Untuk narkotika dalam Operasi Pekat Semeru kali ini nihil,” ungkapnya.
