Gula Merah Usaha Warisan Budaya Leluhur Pacitan
PRABANGKARANEWS.COM ||PACITAN – Gula Jawa merupakan salah satu bahan makanan pokok masyarakat, salah satu sumber kalori dan rasa manis. Agroindustri gula kelapa saat ini mempunyai prospek yang cukup bagus. diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga dan juga masyarakat sekitar.
Dengan memanfaatkan bahan baku nira yang berasal dari pohon kelapa untuk dijadikan gula merah, populasi tanaman kelapa harus banyak sehingga menjadikan usaha ini banyak dilakukan oleh pengrajin gula merah. Salah satunya ditempat Ibu Ernik tepatnya Di Dusun Mbulih, Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan.
Ibu Ernik adalah salah satu pengrajin gula merah yang turun temurun dari keluarga sampai saat ini masih tetap berjalan. Untuk usaha gula merah ini dimulai sejak tahun 2010 sampai sekarang ini masih tetap memproduksi. Banyak kendala yang dialami saat proses pembuatan gula merah salah satunya bila hujan turun itu tidak bisa memproduksi gula merah dikarenakan pohon kelapanya licin sehingga tidak bisa diambil nirannya.
Dalam sehari Ibu Ernik bisa menghasilkan gula merah sekitar kurang lebih 2 kilo terkadang juga 2 kg lebih, tidak menentu tergantung cuacannya. Untuk proses pemasarannya sangat mudah terkadang banyak pengepul yang keliling untuk mengambil dan juga ada yang ibu ernik bawa ke pasar.
Prospek kedepannya untuk usaha Bu Ernik mungkin dengan seiringnya berjalan nya waktu harga nya akan dinaikkan sesuai yang ada di wilayahnnya. Karena sebagian banyak di daerah Ibu Ernik untuk kebutuhan sehari-hari tergantung pada produksi gula merah, Minggu (16/01/2022)
Langkah –langkah dalam pembuatan gula merah.
- Yang pertama-tama pengambilan nira dipohon kelapa,
- Setelah itu nira baru dimasak sampai mengental, waktunya kurang lebih 2 jam dari proses awal, tergantung banyaknya nira yang dihasilkan. Untuk api yang digunakan pada saat memasak harus api sedang
- Setelah mengental diangkat dan didiamkan selama kurang lebih 5 menit, agar mengental dan siap untuk dicetak.
- Cetakannya menggunakan tempurung kelapa karena, tempurung kelapa mudah didapat.setelah dicetak ditunggu selama 15 menit hingga gulannya mongering. Setelah gula mongering dan mengeras baru bisa dijual.
Penulis/Repoter: Irma Yunita
