Innalilahi wa innailaihi rojiun, Telah berpulang ke Rahmatullah Kakung Sukiman Pencipta Kethek Ogleng Pacitan

Innalilahi wa innailaihi rojiun, Telah berpulang ke Rahmatullah Kakung  Sukiman Pencipta Kethek Ogleng Pacitan
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Pacitan – Innalilahi wa innailaihi rojiun Sang Maestro Sutiman atau Sukiman  pencipta seni budaya Kethek Ogleng Pacitan yang berasal dari Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan meninggal dunia pada Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatulloh, Bapak Sutiman (pencipta seni Kethek Ogleng) di Rumah Sakit Umum (RSU) Maguan Husada, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri,” Anardhi Arif cucu dari almarhumah.

Kesenian Kethek Ogleng hasil cipta karya Bapak Sutiman 45 tahun yang lalu di Desa Tokawi Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan.  Hasil cipta karsa tersebut berupa Tari Kethek Ogleng.  Kethek Ogleng tersebut  hasil  karya dari seorang petani yang masih berumur 18 tahun.

Baca Juga  Pemkab Pacitan Raih Apresiasi BRIN 2025 atas Keberhasilan Terapkan Kebijakan Berbasis Riset

“Kethek Ogleng’’ diambil dari nama binatang yaitu kera dalam bahasa jawa “KETHEK”.  Sedangkan Ogleng diambil dari gamelan yang berbunyi “gleng-gleng”. Kesederhanaan terlihat jelas dari nama tari Kethek Ogleng.

Warisan budaya Pacitan yang perlu kita lestarikan tersirat dalam tarian Kethek Ogleng baik dari unsur pemain, pengiring, gerakan, riasan, dan  pementasan.  Tari Kethek Ogleng pertama kali ada di tempat orang punya hajat perkawinan tepatnya akhir tahun 1963. Tahun 1963 untuk pertama kalinya tari “Kethek Ogleng” dipentaskan untuk dilihat oleh masyarakat di Tokawi.

Prabangkaranews.com turut berduka cita atas meninggalnya Kakung Sutiman.  Selamat jalan Sang Maestro Kethek Ogleng.  Semoga amal ibadahmu diterima disisi Allah SWT.  Amiin YRA

Baca Juga  Kajari Pacitan Resmi Berganti, Bupati Indrata Harap Sinergitas Penegakan Hukum dan Pembangunan Terus Terjalin