Kemendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka Upaya Mengatasi Krisis Pembelajaran

Kemendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka Upaya Mengatasi Krisis Pembelajaran
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || Kemendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka sebagai upaya mengatasi krisis pembelajaran (learning loss). Kurikulum Merdeka yang sebelumnya dikenal dengan Kurikulum Prototipe atau Kurikulum dengan Paradigma Baru tersebut ditawarkan sebagai salah satu opsi pemulihan pembelajaran akibat pandemi.

Stefani Anggia Putri, Guru SD Negeri 005 Sekupang, Batam, Kepulauan Riau yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolahnya sejak tahun lalu mengungkapkan bahwa pembelajaran di sekolah menjadi menyenangkan.

Menurut Anggi, pembelajaran dilakukan dengan proyek melalui dua tema setiap tahunnya. “Semester satu kemarin kami mengambil tema gaya hidup berkelanjutan, dengan judul Sampah Kujadikan Teman,” kata Anggi dalam Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB), secara daring, dikutip dari istagram ditjen.gtk.kemdikbud Kamis (17/2).

Baca Juga  Podcast, Presiden Jokowi Bersama Mas Menteri

Melalui tema tersebut, penerapan Kurikulum Merdeka dilakukan dengan mengajarkan pemanfaatan sampah, pemilahan sampah sesuai jenisnya, hingga mendaur ulang sampah yang bermanfaat. Selain itu, juga dilakukan dengan mengenalkan budaya kearifan lokal.

“Tema kearifan lokal ini kami lakukan pada semester dua dengan mengajarkan permainan tradisional seperti lompat karet dan congklak,” kata Anggi.

Joko Prasetyo, guru @smpn2temanggung mengungkapkan perbedaan penerapan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013. Jika dalam kurikulum 2013 lebih fokus pada kognitif yaitu capaian nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang menjadi angka kualitatif sehingga membelenggu guru, tetapi di Kurikulum Merdeka para guru diarahkan kepada pembentukan karakter yang lebih riil.

Kemendikbudristek telah melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada berbagai pihak, meliputi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), komunikasi dengan Dinas Pendidikan daerah, organisasi pendidikan, dan sebagainya.

Baca Juga  Petualangan Baru Mahasiswa PBI STKIP PGRI Pacitan dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Selain itu, informasi terkait Kurikulum Merdeka juga dapat diperoleh pada laman kurikulum.kemdikbud.go.id.