Djohan Perwiranto Kabid Kebudayaan Disparbudpora Pacitan, Hadiri Rakor Kebijakan Kebudayaan dan Pariwisata di Malang

Djohan Perwiranto Kabid Kebudayaan Disparbudpora Pacitan, Hadiri Rakor Kebijakan Kebudayaan dan Pariwisata di Malang
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || MALANG – Rapat koordinasi dan sosialisasi kebijakan kebudayaan dan pariwisata dengan mengambil Tema “Persiapan KonggresKebudayaan Jawa (KKJ) ke-III yang direncanakan di Provinsi Yogyakarta Tahun 2022” bertempat di Ijen Suite Resort dan Convention, Jl. Ijen Nirwana Raya, Blok A, Nomor 16, Malang yang diselenggarakan mulai tanggal 24-25 Maret 2022.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mengundang Kepala Kebudayaan seluruh Kab/Kota di Jawa Timur untuk mengirimkan delegasi perwakilannya dalam rangka untuk mendengarkan pemaparan sosialisasi Kebudayaan dan Pariwisata di Jawa Timur terutama untuk persiapan Konggres Kebudayaan Jawa (KKJ) ke-III yang akan direncanakan di Provinsi DIY.

Baca Juga  Malam Tasyakuran 2 Abad Perguruan Islam Pondok Tremas: Sinergi Harmonisasi Ulama dan Umaro

Turut hadir dalam acara tersebut Gatot Soebroto, S.E,M.PSDM Kepala Biro Kesra Prov. Jatim yang juga selaku Panitia, Dr.Ir. Wahid Wahyudi, M.T PJ Sekda Provinsi Jatim,” jelas Djohan Perwiranto Kabid Kebudayaan Disparbudpora Pacitan,  peserta rakor dan sosialisasi kebijakan kebudayaan dan pariwisata kepada jurnalis, pada hari Kamis (24/3/2022).

Djohan Perwiranto, menjelaskan bahwa agenda untuk hari Kamis dengan kegiatan  yang di mulai pada 15.00-21.15 WIB.

“Sedangkan untuk materi 1   dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dilaksanakan mulai pukul  19.30-20.15 WIB. Dilanjutkan dengan materi 2 oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur,”jelas Djohan Perwiranto.

“Sedangkan untuk hari kedua Jumat (25/3/2022) menghadirkan narasumber Prof. Dr.Djoko Saryono, M.Pd yang akan memberikan materi implementasi penguatan karakter meruapakan Guru Besar Universitas negeri Malang.  Sedangkan pemateri terakhir dari Dosen Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikna Surabaya, Joko Prakoso, M.Sn.,” tutup Djohan.  (AH)

Baca Juga  Bimtek Pendataan Adat Istiadat untuk Pelestarian dan Penguatan Lembaga Adat Desa di Pacitan