Penanganan Tanggap Darurat Pascagempa Bumi di Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat
PRABANGKARANEWS.COM || Kementerian PUPR menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat pagi (25/2/2022).
Untuk itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau penanganan darurat pascagempa yang dilakukan Kementerian PUPR di sana, Senin (28/2/2022), dikutip dari kemenpupr.
“Atas perintah Bapak Presiden @jokowi, saya datang hari ini untuk melihat penanganan tanggap darurat pascagempa bumi di Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat. Saya sudah memerintahkan para Kepala Balai untuk menuntaskan inventarisasi kerusakan bangunan, terutama fasos, fasum (RS, puskesmas, sekolah), dan kantor pemerintahan, serta segera melakukan rehabilitasi atas kerusakan tersebut,” kata Menteri Basuki.
Saat ini sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk mengeruk alur sungai dari sedimen dan kayu, serta membersihkan puing-puing untuk memulihkan konektivitas guna memudahkan distribusi logistik.
Selain itu, Kementerian PUPR juga menjamin ketersediaan prasarana dan sarana air bersih (hidran umum dan mobil tangki air) serta sanitasi (toilet mobile) untuk keperluan sehari-hari para korban dan pengungsi.
Bersama BNPB dan Pemprov Sumbar, Kementerian PUPR saat ini tengah mengidentifikasi kerusakan bangunan (fasos, fasum, dan rumah masyarakat) di daerah yang terdampak gempa, yakni Kab. Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Koto, Agam, dan Padang Pariaman.
