Semoga Dimudahkan, Kampus Mengajar 4 di SD Negeri 4 Sempu, Kab.Pacitan
PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Kampus Mengajar (KM) merupakan bagian dari Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan secara langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Program Kampus Mengajar ini bertujuan dilaksanakannya program Kampus Mengajar adalah memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses pengajaran di Sekolah Dasar sekitar desa/kota tempat tinggalnya.
Aktivitas yang dilakukan bukan semata-mata mengambil peran guru dalam mengajar namun sebagai pelengkap untuk memperkaya materi serta strategi pembelajaran bagi siswa di sekolah. Kegiatan tidak hanya sekedar membantu mengajar melainkan membantu juga dalam administrasi baik sekolah maupun kelas dan juga membantu para guru dalam beradaptasi dengan teknologi untuk menunjang administrasi dan proses pembelajaran yang lebih baik.
Kegiatan Kampus Mengajar tidak hanya melibatkan mahasiswa saja, namun juga melibatkan Dosen Pembimbing Lapangan untuk memantau serta memberikan bimbangan kepada mahasiswa yang bertugas di sekolah dasar. Pada prinsipnya Kampus Mengajar 4 agar terciptanya kolaborasi anatara mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan serta guru Pamong di sekolah tujuan Kampus Mengajar.
Kampus Mengajar merupakan Program dari Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui aktivitas dan kreatifitas di luar lingkup perkuliahan. Program Kampus Mengajar memiliki tujuan agar mahasiswa dapat langsung berada di lapangan dengan berbagai kondisi sekolah dasar di seluruh Indonesia. Pembelajaran jarak jauh di sekolah sangat terkendala permasalahan logistik, dan ada risiko hilangnya proses pembelajaran yang efektif (Malyana, 2020).
Tujuan dilaksanakannya program Kampus Mengajar adalah memberdayakan mahasiswa untuk membantu proses pengajaran di Sekolah Dasar sekitar desa/kota tempat tinggalnya. Secara rinci, tujuan Program Kampus Mengajar terutama di SD Negeri 4 Sempu, Nawangan, Kab.Pacitan adalah sebagai berikut:
- Menanamkan empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan kemasyarakatan yang ada di sekitar SD Negeri 4 Sempu, Nawangan.
- Mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi.
- Mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
- Mengembangkan wawasan, karakter, dan soft skill mahasiswa.
- Mahasiswa mendapatkan ilmu yang selama ini belum didapat di lingkungkan kampus, seperti cara beradaptasi, interaksi dengan guru, siswa, dan masyarakat sekitar sekolah SD Negeri 4 Sempu, Nawangan , memahami karakter peserta didik.
- Tujuan lain dari program ini yaitu, menciptakan peluang beasiswa bagi mahasiswa/i berprestasi dengan memanfaatkan skill yang ada, serta memajukan pendidikan khususnya di SD Negeri 4 Sempu, Nawangan, agar menjadi setara dengan sekolah yang memiliki kualitas pendidikan standar nasional.
Untuk mahasiswa yang lolos seleksi Kampus Mengajar 4 yang ditempatkan di SDN 4 Sempu sebagai berikut:
- Andika Cahyo purnomo dari Universitas PGRI Madiun
- Aprilia Syuri dari STKIP PGRI Pacitan
- Anisa Ratih Haryono dari STKIP PGRI Pacitan
- Andi Wibowo dari STKIP PGRI Pacitan
- Ahmad Yusril Ananta Ichsan dari STKIP PGRI Pacitan
- Alva Febiyana dari STKIP PGRI Pacitan
Mahasiswa tersebut akan berkolaborasi dengan guru SDN 4 Sempu yang akan menginap di sekitar wilayah sekolah selama program yaitu 5-6 Bulan. Mereka diberikan uang saku dan beasiswa bagi yang belum dapat beasiswa dari Kemendikbud ristek. Selain itu akan dibimbing oleh DPL Agoes Hendriyanto yang juga lolos sebagai DPL KM 4. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik dan pra penugasan harus dimaksimalkan dengan perencanaan yang matang dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab.Pacitan, lembaga STKIP PGRI Pacitan, dan pihak sekolah.
Agoes Hendriyanto mengharapkan dan dukungan ,” semoga Program Kampus Mengajar 4 berhasil menanamkan empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa, terhadap permasalahan kehidupan kemasyarakatan yang ada di sekitar SDN 4 Sempu. Oleh sebab itu ketika melakukan analisis situasi di sekolah, mahasiswa diharapkan menjadi sadar dengan keadaan sosial masyarakat. Mulai dari fasilitas sekolah yang kurang memadai, hingga lingkungan yang kurang mendukung dalam membangkitkan motivasi belajar siswa.”
“Program Kampus Mengajar dapat mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi. Contohnya untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, kami bekerja sama dalam menentukan media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kondisi siswa. Sekolah sebagai pusat pendidikan formal mencerminkan masyarakat yang maju, karena pemanfaatan secara optimal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Program Kampus Mengajar dapat mengembangkan wawasan, karakter, serta soft skill mahasiswa, sehingga mahasiswa menjadi sarjana yang berkualitas dan profesional,” harap Agoes (*)
