KM 4 SD Negeri 4 Sempu, Kesabaran Modal Penting Menjadi Guru

KM 4 SD Negeri 4 Sempu, Kesabaran Modal Penting Menjadi Guru
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Pelaksanaan monitoring Kampus Mengajar 4 di SDN 4 Sempu, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan dilaksanakan pada hari Senin (5/9/2022).

Perjalanan ke Sekolah cukup menantang, dengan jalan aspal yang sebagaian rusak dan batu dan tanah.  Hal ini akan  menguji keberanian bagi yang belum terbiasa dengan medan jalan. Jangan sampai kejadian saat pembukaan KM 4 yakni  kecelakaan disebabkan kurang waspada dengan lubang  yang ada di jalan,” jelas DPL KM-4 SD Negeri 4 Sempu.

Syaril, S.Pd  kepala sekolah SD Negeri Sempu yang juga merangkap beberapa SD hari ini terlihat sibuk untuk mengurus administrasi beberapa guru yang telah mengabdi di SD Negeri 4 Sempu. Pak Syaril begitu peduli dengan nasib guru-guru GTT di sekolah yang dipimpinnya.

Baca Juga  Kunjungan Rutin Sekolah Rakyat Pacitan ke Perpustakaan Kearsipan Daerah: Perkuat Budaya Literasi Siswa

Pak Syaril sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 4 Sempu, memberikan waktu untuk mahasiswa KM 4 diberikan keluasaan  pagi hari 07.00 WIB  sampai jam 09.00 WIB.  Setelah jam 09.00 WIB sampai waktu pulang sekolah  dilanjutkan oleh  guru kelas dan mata pelajaran.

Mahasiswa hari ini  mendapatkan pelajaran yang berharga yakni untuk lebih sabar untuk menghadapi siswa sekolah.  Selain itu juga perlu inovasi pembelejaran agar tidak monoton.  Anak bisa gembira sambil meningkat literasi dan numerasi.

Syaril juga bercerita kepada Mahasiswa KM 4 Sempu bahwa dulu saat mahasiswa dia seorang aktivis.  Oleh sebab itu idealisme kita sebagai seorang mahasiswa jangan tergadaikan dengan apapun juga.

Mahasiswa KM 4 Sempu menceritakan bahwa untuk menjadi guru yang baik harus sabar untuk menghadapi siswa.  Hilangkan egoisme kita dan ajaklah untuk berdiskusi.  Guru harus membimbing dan mengarahkan siswa apapun kondisi kita.  Dihadapan peserta didik jangan kita selalu menyelesaikan masalah dengan marah.

Baca Juga  Silaturahmi Dandim 0735 Letkol Inf Wiyata S Aji ke Balai Muhamadiyah Surakarta

“Ajaklah berbicara dengan baik.  Jangan mengutarakan kejelekan siswa dihadapan siswa lainnya.  Hal ini akan menjatuhkan citra anak di hadapan siswa lainnya.  Hargailan siswa ataupun mahasiswa apapun kondisinya jika saudara ingin menjadi guru yang selalu di hati siswa,” jelas DPL KM 4 Sempu (*)