Tentara Sudan Setuju Perpanjang Gencatan Senjata Selama 72 Jam
PRABANGKARANEWS.COM || Tentara Sudan pada Kamis (27/4) setuju untuk memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan dengan kelompok paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF) selama 72 jam lagi dimulai dari berakhirnya gencatan senjata sebelumnya.
Setidaknya 460 orang tewas dan lebih dari 4.000 mengalami luka-luka dalam bentrokan antara tentara nasional dengan RSF sejak 15 April, menurut Kementerian Kesehatan Sudan, dilansir dari istagram Antaranews.com Jum’at (28/4/2023).
Ketidaksepakatan telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir antara tentara dan paramiliter mengenai reformasi keamanan militer.
Sudan tidak memiliki pemerintahan yang berfungsi sejak Oktober 2021, ketika militer membubarkan pemerintahan transisi Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan menyatakan keadaan darurat yang dalam kekuatan politik disebut “kudeta”.
