Rawat Jagat Pacitan 2023: Festival Budaya untuk Ruang Ekspresi dan Menggerakkan Perekonomian Masyarakat
PRABANGKARANEWS || PACITAN – Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengumumkan bahwa Festival Rawat Jagat yang akan berlangsung pada Sabtu (29/07) akan menjadi platform bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berekspresi dan mengekspresikan seni budaya. Event budaya ini akan menampilkan berbagai jenis seni yang melibatkan ratusan hingga ribuan seniman dan komunitas seni dari dalam dan luar Kabupaten Pacitan.
Mas Aji menegaskan bahwa acara ini tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga milik seluruh masyarakat. Dia berharap agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam festival ini.
Bangun Narotama, salah satu panitia dari Konsorsium Kangen Pacitan, menyampaikan bahwa ada perbedaan dalam tema pelaksanaan Rawat Jagat tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, gelaran budaya tersebut mengangkat tema alam dan lingkungan, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kita.
Festival Rawat Jagat Pacitan 2023 akan diisi oleh ribuan penampil lokal dan dari luar daerah. Acara ini akan menampilkan beragam seni tradisional, musik, dan aneka kuliner di sepanjang jalan Ahmad Yani. Selain menjadi tempat ekspresi seni, acara ini juga bertujuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Pacitan.
Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Teknologi, dan Riset RI, menyatakan setuju dengan pemberian nama “Rawat Jagat” karena bahasanya dapat lebih dipahami secara nasional. Hal ini menunjukkan dukungan dan pengakuan dari tingkat nasional atas pentingnya festival budaya ini dalam melestarikan kebudayaan lokal dan berkontribusi pada perekonomian masyarakat. (*)
