Tesla Hentikan Sementara Produksi di Pabrik Jerman Akibat Gangguan Rantai Pasokan di Laut Merah
PRABANGKARANEWS || Tesla, produsen mobil listrik terkemuka, mengumumkan rencananya untuk menghentikan sementara produksi di pabriknya di Jerman selama dua pekan. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap gangguan dalam rantai pasokan yang dipicu oleh konflik di Laut Merah.
Pernyataan dari perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut menunjukkan bahwa mereka berencana untuk melanjutkan produksinya pada tanggal 12 Februari mendatang, dirilis dari Antaranews.com Minggu (14/1/24).
Konflik di Laut Merah, khususnya serangan Houthi terhadap kapal-kapal komersial, telah memaksa perusahaan-perusahaan logistik untuk menggunakan rute alternatif. Hal ini mengakibatkan kenaikan tarif pengiriman dan penundaan pengiriman, termasuk pengaruhnya terhadap produksi Tesla.
Laut Merah, sebagai jalur pelayaran kunci yang menghubungkan Eropa, Afrika, dan Asia, menyumbang sekitar 12 persen dari total lalu lintas perdagangan global melalui laut. Gangguan di jalur ini memiliki dampak signifikan terhadap rantai pasokan global, termasuk produsen mobil listrik terbesar seperti Tesla.
