Klenteng Kwan Sing Bio: Megahnya Situs Bersejarah dengan Nuansa Laut di Tuban
PRABANGKARANEWS || Klenteng Kwan Sing Bio, yang berlokasi di Jl.Martadinata No 1, di Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban, merupakan klenteng terbesar di Asia Tenggara. Bangunan ini dihiasi dengan berbagai ornamen khas Tionghoa seperti naga, lilin, dan lampion, dan menghadap ke arah utara, menghadap Laut Jawa.
Sejarah menarik mengenai klenteng ini adalah bahwa awalnya terdapat patung Kwan Kong yang dipuja di sana, berasal dari Kecamatan Tambakboyo Tuban. Ketika akan dipindahkan ke daerah lain di sebelah timurnya, perahu yang ditumpangi patung tersebut kandas.
Dipercaya bahwa patung itu ingin menetap di tempat tersebut, sehingga dibangunlah klenteng di tepi pantai dekat tempat berhentinya kapal, yang dahulunya merupakan daerah tambak, dilansir dari istagram BPK_XI Rabu (7/2/24).
Salah satu daya tarik unik Klenteng Kwan Sing Bio adalah simbol kepiting yang menjulang di atas gerbang masuk klenteng. Menurut legenda, simbol ini berasal dari masa lalu di mana area tempat klenteng berdiri dulu dihuni banyak kepiting. Simbol ini menjadi ciri khas dan mengingatkan pada asal usul tempat ibadah yang dihormati oleh masyarakat.
