Menghidupkan Literasi di Lereng Gunung: Program Dawet Ayu di SMPN 3 Kalipuro, Banyuwangi
PRABANGKARANEWS || Dwi Hindarti Lasmisari, S.Pd, Kepala Sekolah SMPN 3 Kalipuro, yang berlokasi di lereng Gunung Merapi Ungup-ungup, Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, memimpin sekolah dengan berbagai aset sumber daya termasuk manusia, lingkungan, fisik, finansial, sosial, agama, budaya, dan politik, kepada jurnalis Prabangkaranews kamis ((27/6/24).
Dengan 11 guru, 2 tenaga kependidikan, dan 126 siswa, serta dukungan dari komite sekolah dan pengawas pendidikan, SMPN 3 Kalipuro berusaha meningkatkan kualitas pendidikan. Sekolah ini juga memiliki perpustakaan, lab IPA, mesin roasting kopi, dan kemitraan dengan berbagai UMKM dan puskesmas lokal.
Berdasarkan analisis dari Dapodik SMPN 3 Kalipuro (2023), ditemukan bahwa kemampuan literasi siswa menurun dengan capaian 52,5%. Sebagai solusi, program “Dawet Ayu” (Dalam Waktu Berliterasi Terdapat Karyaku) diintegrasikan dalam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler untuk meningkatkan motivasi belajar melalui literasi.
Program ini melibatkan guru, siswa, dan komite sekolah untuk memanfaatkan sumber belajar lokal seperti perkebunan kopi dan labu siam. Kegiatan ini termasuk belajar mengolah kopi di UMKM lokal, membuat karya dari bahan bekas, serta belajar tentang pengolahan sampah dan kesehatan.
Produk-produk siswa, termasuk tulisan dan kerajinan tangan, dipamerkan di sudut literasi sekolah dan dipromosikan melalui media sosial, yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan rasa bangga terhadap karya mereka sendiri.
