Pacitan Berkontribusi untuk Paru-Paru Dunia Melalui Penanaman 1000 Pohon
PACITAN (PRABANGKARANEWS) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memimpin aksi penanaman 1.000 pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di Taman Pemrosesan Akhir (TPA) Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Kegiatan yang melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, TNI/Polri, pelajar, dan komunitas ini memanfaatkan lahan bekas tempat pembuangan akhir sampah (TPA).
“Menanam pohon adalah kewajiban jika kita ingin hidup sehat bersama keluarga dan anak cucu kita,” ungkap Bupati Indrata, Selasa (10/12/24).
Ia menambahkan bahwa kelestarian lingkungan merupakan isu global yang memerlukan kerja sama dari semua pihak. Bupati, yang akrab disapa Mas Aji, berharap Pacitan dapat berkontribusi besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari paru-paru dunia.
Selain menanam pohon, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan sampah untuk mencegah pencemaran lingkungan. Limbah sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menghasilkan gas metan yang berbahaya. Diharapkan, pohon-pohon yang ditanam di area TPA dapat membantu menghasilkan oksigen sekaligus mengurangi dampak buruk gas metan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Cicik Roudlotul Jannah, mengimbau masyarakat untuk mengurangi produksi sampah, terutama dari rumah tangga. Hal ini penting untuk mengatasi penumpukan sampah di TPA sekaligus mengantisipasi moratorium pembuatan TPA baru yang direncanakan berlaku mulai tahun 2030.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Pacitan juga memberikan penghargaan kepada Kampung Mas Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan), para penggiat bank sampah, dan pelaku CSR terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan.
