Jerry Massie; Prabowo Efisiensi Anggaran, Pangkas Belanja Negara Demi Stabilitas Ekonomi
PRABANGKARANEWS || Pakar Kebijakan Publik, Jerry Massie, menilai kebijakan pemangkasan anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah yang tepat untuk menekan beban keuangan negara. Salah satu keputusan strategis adalah penghentian pendanaan proyek IKN serta pengurangan anggaran di beberapa kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurut Jerry, kepada jurnalis Prabangkaranews Minggu (9/2/25), pembangunan IKN merupakan kebijakan yang tidak termasuk dalam visi utama Prabowo saat kampanye, sehingga tanggung jawab pembiayaannya seharusnya tetap berada di tangan pemerintahan sebelumnya. Ia menilai bahwa ambisi pembangunan infrastruktur yang masif di era Presiden Joko Widodo menyebabkan lonjakan utang negara hingga mencapai ribuan triliun rupiah.
Lebih lanjut, Jerry menyoroti berbagai proyek yang dinilai tidak memberikan dampak ekonomi signifikan, seperti pembangunan bandara dan jalan tol yang sepi peminat. Salah satu contohnya adalah Bandara Yogyakarta International Airport yang menelan anggaran besar tetapi tidak optimal dalam penggunaannya. Ia juga menyoroti kebijakan penjualan sejumlah aset strategis ke pihak asing sebagai akibat dari beban keuangan yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya.
Di sisi lain, Prabowo disebut lebih fokus pada kebijakan yang berpihak kepada rakyat, seperti pengalokasian anggaran Rp 460 triliun untuk kesejahteraan anak-anak Indonesia, termasuk program makan siang gratis yang akan dibiayai sebesar Rp 171 triliun. Selain itu, pemerintah juga menganggarkan dana kesehatan sebesar Rp 105 triliun, meskipun mengalami pemangkasan sekitar Rp 19 triliun.
Jerry berharap kepemimpinan Prabowo mampu membawa Indonesia kembali ke masa kejayaan seperti era Soeharto, dengan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan, serta pembangunan infrastruktur pendidikan yang masif.
