Tragis, Ibu dan Anak Korban Banjir Palabuhanratu Ditemukan Meninggal Dunia dalam Pelukan

Tragis, Ibu dan Anak Korban Banjir Palabuhanratu Ditemukan Meninggal Dunia dalam Pelukan
SHARE

PRABANGKARANEWS, Palabuhanratu, Sukabumi – Jasad seorang ibu dan anak yang menjadi korban banjir di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi memilukan. Kedua korban ditemukan dalam keadaan berpelukan di bawah tumpukan sampah pada Jumat (7/3), setelah dinyatakan hilang akibat banjir besar yang melanda kawasan tersebut pada Kamis (6/3).

Identitas korban diketahui bernama Santi Alia Zahra (40) dan anaknya, Nurul (3). Mereka terjebak di dalam rumah saat hujan deras dan air terus meninggi.

Menurut keterangan saksi, Andi Ardiansyah, awalnya warga sempat menawarkan evakuasi ketika ketinggian air masih sekitar 50 cm. Namun, ibu dan anak ini memilih bertahan. Ketika air mencapai 150 cm dan arus semakin deras, mereka baru meminta pertolongan. Sayangnya, kondisi saat itu sudah terlalu berbahaya, sehingga warga tidak berani mengambil risiko, dilansir dari Antaranews Minggu (9/3/25).

Baca Juga  Forkopimda Sumut Sambut Kedatangan Mendagri dan Menkopolhukam di Bandara KNIA

Tak lama setelah itu, rumah korban roboh tersapu derasnya arus banjir. Keduanya diduga terseret air hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Diketahui, rumah tersebut dihuni oleh tiga orang. Namun, suami korban selamat karena saat kejadian sedang berjualan di Pasar Palabuhanratu.

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. (Aditia Aulia Rohman / Antaranews)