Gunung Padang: Benarkah Peradaban Tertua Dunia Berasal dari Indonesia?
PRABANGKARANEWS, Cianjur, Jawa Barat – Sebuah temuan arkeologis dari Indonesia menggemparkan dunia. Gunung Padang, situs megalitikum yang selama ini dikenal sebagai kompleks batuan kuno, kini diduga menyimpan piramida berusia lebih dari 25.000 tahun—jauh melampaui usia Piramida Djoser di Mesir yang dibangun sekitar 4.600 tahun lalu.
Penelitian yang dipublikasikan baru-baru ini menyebutkan bahwa struktur di Gunung Padang awalnya terbentuk secara alami dari aliran lava. Namun, lapisan-lapisan berikutnya menunjukkan jejak pengerjaan batu yang diyakini dilakukan oleh manusia dengan tingkat keterampilan tinggi. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya peradaban maju yang hidup jauh sebelum revolusi pertanian dimulai.
“Temuan ini membuka kemungkinan bahwa manusia purba di wilayah Nusantara sudah memiliki kemampuan teknologi yang belum pernah kita duga sebelumnya,” ujar salah satu peneliti yang terlibat dalam studi tersebut, dilnsir dari Seasia.News Minggu (11/5/25),
Namun, klaim ini tidak serta merta diterima begitu saja oleh komunitas ilmiah. Sejumlah arkeolog internasional menyampaikan keraguan karena belum ditemukan bukti konkret aktivitas manusia di lapisan terdalam, seperti jejak arang, peralatan batu, atau sisa-sisa organik yang biasa menjadi indikator kuat dalam arkeologi.
Sebagai tanggapan atas kontroversi ini, ketua tim peneliti Gunung Padang mengundang para ilmuwan dunia untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan pengamatan lapangan. Sementara itu, jurnal ilmiah yang menerbitkan temuan ini menyatakan tengah melakukan peninjauan ulang untuk memastikan validitasnya.
Meski masih diperdebatkan, situs Gunung Padang kembali menjadi sorotan global dan membangkitkan semangat riset arkeologi di Indonesia. Jika klaim ini terbukti, maka Indonesia bukan hanya negeri kaya budaya, tetapi juga mungkin tempat lahirnya peradaban tertua dunia.
