BEM STKIP PGRI Pacitan Audiensi ke Kapolres: Bahas Keselamatan Wisatawan di Kawasan Pantai

BEM STKIP PGRI Pacitan Audiensi ke Kapolres: Bahas Keselamatan Wisatawan di Kawasan Pantai
SHARE

PRABANGKARANEWS, Pacitan — Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap daerah tampak nyata saat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Pacitan menggelar audiensi bersama Kapolres Pacitan di Mapolres setempat. Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi ruang diskusi terbuka membahas isu strategis di sektor pariwisata, khususnya menyangkut keselamatan pengunjung di kawasan pantai.

Dalam unggahan akun resmi media sosial Kapolres Pacitan, forum tersebut disambut positif sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap keselamatan dan keamanan di destinasi wisata.

“Diskusi berlangsung santai namun sarat ide-ide kritis dan solutif. Kami membahas soal pengamanan, keselamatan wisatawan, dan bagaimana menciptakan ruang wisata yang lebih ramah dan aman,” tulis Kapolres di akun @ayup_diponegoro.

Baca Juga  Kenaikan Harga Telur di Bumi Reyog Ponorogo

Mahasiswa menyampaikan sejumlah usulan, mulai dari kebutuhan papan informasi peringatan di lokasi rawan, peningkatan kehadiran petugas saat akhir pekan, hingga pentingnya edukasi keselamatan bagi wisatawan dan pelaku wisata lokal.

Kapolres menyambut baik inisiatif ini dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor demi membangun pariwisata yang berkelanjutan di Pacitan. “Kami siap mendukung langkah-langkah konkret bersama berbagai pihak, termasuk mahasiswa, agar sektor pariwisata tidak hanya berkembang, tapi juga aman bagi semua,” lanjutnya.

Ketua BEM STKIP PGRI Pacitan, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa audiensi ini adalah bagian dari langkah nyata mahasiswa sebagai agen perubahan. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengamat, tapi juga sebagai mitra strategis bagi pemerintah dan aparat dalam menghadirkan solusi,” tegasnya.

Baca Juga  Alhamdulillah ! Telah Terbit 2 HKI; Agoes Hendriyanto dan Amat Taufan

Audiensi ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong antara mahasiswa dan aparat penegak hukum dalam membangun daerah. Dengan langkah kolaboratif seperti ini, harapan akan Pacitan yang lebih baik bukan sekadar wacana, melainkan gerakan bersama yang terus bertumbuh.