Pidera Musica Mencari Bintang Pentas #2: Panggung Bakat Anak Muda Pacitan Terus Menyala
PRABANGKARANEWS, Pacitan – Komitmen terhadap pelestarian budaya dan pencarian talenta muda terus diwujudkan oleh Pidera Musica, grup musik sekaligus event organizer yang telah berdiri sejak tahun 2004. Tahun 2025 ini, mereka kembali menggelar ajang pencarian bakat bertajuk “Pidera Musica Mencari Bintang Pentas #2”, sebagai bentuk nyata dedikasi terhadap generasi muda berbakat, khususnya di bidang tarik suara.
Diselenggarakan di Kabupaten Pacitan, kompetisi ini sukses menjadi magnet bagi para peserta dari berbagai kalangan usia—mulai dari anak-anak TK, SD, hingga remaja usia 20 tahun. Tidak hanya dari Pacitan, peserta juga datang dari kabupaten sekitar seperti Ponorogo, Madiun, dan Trenggalek. Antusiasme peserta dan dukungan orang tua pun luar biasa.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MA, serta dihadiri berbagai tokoh dan pemangku kepentingan daerah, antara lain perwakilan Disparbudpora Kabupaten Pacitan ( Daryono/Mas Tesy), Ketua Dewan Kesenian Pacitan (Khoirul Amin, S.Pd., AUD), dan Ketua STKIP PGRI Pacitan (Bakti Sutopo, S.S., M.A.).
Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bambang Pidera, pendiri Pidera Musica, atas dedikasinya membuka ruang ekspresi dan prestasi bagi anak-anak dan remaja. “Ini adalah wujud kepedulian luar biasa. Semoga ke depan lahir penyanyi-penyanyi berbakat dari Pacitan yang mampu tampil di panggung nasional hingga internasional,” ujarnya.
Camat Tulakan, Joko Harjanto, S.P., MM, juga turut hadir dan mengapresiasi ikhtiar budaya ini sebagai bentuk pemberdayaan nyata terhadap generasi muda di daerah.
Kompetisi terbagi dalam tiga kategori:
-
Kategori A: usia TK
-
Kategori B: SD hingga usia 12 tahun
-
Kategori C: remaja hingga usia 20 tahun
Event ini terlaksana atas dukungan dari berbagai mitra dan sponsor, antara lain: Grand Bromo Hotel Pacitan, New Cakra Audio, Uyah Moto Creative, Arri Salon Rayfas Pro, PT Riau Jaya Konstruksi, CV Berlia Engineering Support, Pemerintah Kabupaten Pacitan, Pemerintah Desa Jetak, dan seluruh pihak yang terlibat.
Sebagai penutup, Bambang Pidera menyampaikan ajakan moral. “Terima kasih atas seluruh dukungan. Mari jangan berhenti menjadi pribadi yang bermanfaat. Sampai jumpa di tahun ketiga!”
