Terobosan Padi Tahan Garam: Solusi Pangan dan Iklim dari Ilmuwan Tiongkok

Terobosan Padi Tahan Garam: Solusi Pangan dan Iklim dari Ilmuwan Tiongkok
SHARE

PRABANGKARANEWS – Ilmuwan Tiongkok telah berhasil mengembangkan “padi air laut” yang tahan garam secara revolusioner dengan mengekspresikan secara berlebih gen dari varietas padi liar. Inovasi ini memungkinkan penanaman di tanah pesisir yang asin dan alkali, di mana padi tradisional tidak dapat tumbuh.

Proyek terobosan ini dipelopori oleh mendiang Yuan Longping, yang dikenal sebagai “bapak padi hibrida” Tiongkok. Kini, proyek ini dilanjutkan oleh Pusat Penelitian Padi Tahan Salinitas dan Alkali di Qingdao. Lahan uji coba di Tianjin telah mencapai hasil panen mengesankan sebesar 4,6 metrik ton per acre.

Hingga tahun 2024, lebih dari 400.000 hektare telah berhasil ditanami varietas padi inovatif ini, dengan rencana ekspansi ambisius yang menargetkan 667.000 hektare pada tahun ini. Tujuannya adalah memaksimalkan produktivitas pertanian di lahan yang sebelumnya tidak dapat digunakan, dikutip dari seasianews Selasa (26/8/25).

Baca Juga  Tangis Haru Iringi Kepulangan Jemaah Haji Pacitan, Bupati Sambut Langsung di Pendopo

Menurut laporan dari Dialogue Earth, membudidayakan padi air laut hanya di sepersepuluh dari lahan salin di Tiongkok dapat meningkatkan produksi beras nasional hampir 20%, yang berpotensi cukup untuk memberi makan 200 juta orang pada tahun 2030.

Terobosan pertanian ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan Tiongkok, tetapi juga menawarkan strategi adaptasi penting untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, naiknya permukaan laut, dan berkurangnya lahan pertanian yang dapat digunakan di seluruh negeri.