Ekspor Kendaraan Indonesia Tembus 518 Ribu Unit pada 2025, Lampaui Target Gaikindo

Ekspor Kendaraan Indonesia Tembus 518 Ribu Unit pada 2025, Lampaui Target Gaikindo
Ekspor Kendaraan Indonesia Tembus 518 Ribu Unit pada 2025
SHARE

PRABANGKARANEWS – Indonesia mengekspor 518.038 unit kendaraan produksi dalam negeri sepanjang tahun 2025, meningkat 9,7 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 472.194 unit. Angka ini juga melampaui target yang diproyeksikan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sekitar 500.000 unit, sekaligus menunjukkan ketangguhan sektor ekspor otomotif nasional.

Berdasarkan data Gaikindo, Toyota tetap mempertahankan posisinya sebagai eksportir otomotif terbesar dari Indonesia dengan pangsa volume ekspor tertinggi, disusul Daihatsu sebagai kontributor terbesar kedua. Merek-merek asal Jepang tersebut masih mendominasi produksi dan pengapalan kendaraan Indonesia ke lebih dari 90 negara, mencakup kawasan ASEAN, Amerika Latin, Jepang, hingga Timur Tengah, dilansir  dari Seasianews.com Jum’at (23/1/26).

Baca Juga  Perwakilan PPWI di Libya Resmi Terdaftar di Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Libya

Ketua Umum Gaikindo Jongkie Sugiarto menegaskan bahwa kinerja ekspor sangat bergantung pada kebijakan prinsipal serta kondisi ekonomi negara tujuan. Ia menyebut industri otomotif Indonesia kini semakin bertumpu pada pasar internasional, seiring pasar domestik menghadapi tantangan berupa melemahnya daya beli, ketidakpastian ekonomi global, serta kebijakan pajak baru yang memengaruhi permintaan konsumen.

Pertumbuhan ekspor tersebut menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor otomotif regional. Mayoritas kendaraan yang diproduksi merupakan MPV mini atau kompak yang mencapai sekitar 52 persen dari total produksi, selain SUV dan pikap ringan di bawah satu ton yang memiliki harga kompetitif dan diminati pasar negara berkembang.

Meski penjualan domestik mengalami tekanan dengan kinerja ritel menurun pada awal 2025, capaian ekspor yang kuat menunjukkan kontribusi signifikan industri otomotif terhadap perekonomian nasional, yakni sekitar 10,16 persen terhadap PDB. Nilai ekspor otomotif saat ini juga melampaui impor, menempatkan Indonesia sebagai produsen kendaraan penumpang terbesar kelima di Asia dan peringkat ke-17 dunia (berdasarkan data 2017).

Baca Juga  Daftar 34 Pemain Tim U-23 SEA Games 2023