Dari Indonesia ke Panggung Dunia, Ketum PB PGRI Prof. Unifah Rosyidi Jalankan Tugas sebagai Executive Board Education International di Brasil
PRABANGKARANEWS.COM, BAHIA, BRASIL — Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., menjalankan tugas internasional sebagai anggota Executive Board Education International (EI) di Bahia, Brasil. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari peran PGRI dalam jejaring organisasi guru dan tenaga kependidikan di tingkat global.
Prof. Unifah terpilih sebagai anggota Executive Board Education International dalam 10th Education International World Congress yang berlangsung di Buenos Aires, Argentina, pada 2024. Masa keanggotaannya tercatat untuk periode 2024–2029.
Education International merupakan federasi global organisasi guru dan pekerja pendidikan. EI saat ini menyatakan memiliki 375 organisasi anggota yang mewakili lebih dari 33 juta guru dan tenaga kependidikan di 180 negara dan teritori.
Kehadiran Prof. Unifah di Brasil bertepatan dengan penyelenggaraan 5th Education International World Women’s Conference di Salvador da Bahia pada 15–17 September 2026. Konferensi tersebut mempertemukan lebih dari 300 aktivis dan pemimpin organisasi pendidikan perempuan dari 57 negara.
Konferensi mengangkat tema “Rising United for Gender Justice: Educating the World, Leading Change, Fighting for Democracy.” Forum tersebut menjadi ruang bagi para pemimpin dan aktivis organisasi pendidikan dari berbagai negara untuk membahas kesetaraan gender, kepemimpinan perempuan, hak-hak tenaga pendidik, demokrasi, serta berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia pendidikan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam konferensi adalah penguatan kepemimpinan perempuan dalam institusi pendidikan. Education International mencatat bahwa perempuan merupakan mayoritas tenaga pendidikan dan anggota organisasi pendidikan di banyak negara, namun keterwakilan perempuan dalam posisi kepemimpinan masih menjadi persoalan yang dibahas dalam forum tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai anggota Executive Board EI, Prof. Unifah menjadi bagian dari forum internasional yang mempertemukan organisasi-organisasi pendidikan dari berbagai kawasan. Keterlibatan tersebut membuka ruang bagi PGRI untuk menyampaikan pengalaman Indonesia sekaligus bertukar gagasan mengenai pengembangan profesi guru, kepemimpinan perempuan, kesetaraan, dan transformasi pendidikan.
Education International sendiri menempatkan kualitas pendidikan, profesi pendidik, hak dan demokrasi, serta penguatan organisasi guru sebagai sejumlah prioritas utama organisasi.
Konferensi di Bahia juga menghasilkan Bahia Declaration, yang antara lain menegaskan keterkaitan antara keadilan gender dengan perdamaian, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan. Pada hari terakhir konferensi, para delegasi membahas tantangan global yang berdampak terhadap perempuan dalam pendidikan dan mendorong penguatan kerja sama lintas negara.
Bagi PGRI, keterlibatan Prof. Unifah dalam kepemimpinan Education International menjadi bagian dari upaya memperluas ruang dialog dan kerja sama organisasi guru Indonesia di tingkat internasional. Peran tersebut sekaligus membawa pengalaman dan perspektif Indonesia dalam pembahasan isu pendidikan dan profesi guru di forum global.
Dari Indonesia ke Bahia, Brasil, kiprah Prof. Unifah menjadi bagian dari keterlibatan PGRI dalam percakapan global mengenai masa depan pendidikan, profesi guru, kesetaraan, dan kepemimpinan perempuan.
#pgriberkhidmatuntukguru
#educationinternational
#guru
#pgri
#pendidikanbermutuuntusemua
