Pengamal Sholawat Wahidiyah Sejawa Timur Adakan Doa Bersama untuk Negeri
Di tengah-tengah masa pandemi covid-19 yang belum usai PSW Provinsi Jatim semangat berkhidmah untuk konsisten melaksanakan Mujahadah Nishfussanah Wahidiyah Ke-58 walau secara virtual.
Kegiatan doa atau sering disebut mujahadah ini dilaksanakan untuk mendoakan bangsa dan negara yang dalam dekade ini banyaknya permasalahan umat ditambah adanya wabah Covid-19 yang belum usai. Mujahadah Nishfussanah Ke-58 dilaksanakan pada hari Sabtu 20, November 2021 dimulai pukul 18.00 dengan diawali pembacaan kirim doa ahli kubur dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan ayat-ayat suci alquran, muqodimah sholawat wahidiyah dilanjutkan tahlil, sambutan-sambutan, kuliah wahidiyah (tausiyah) dan penutup.
Sambutan pertama:
Kami rindu dengan kebersamaan melaksanakan Mujahadah Nishfussanah dengan seremonial secara berjamaah dengan semua pengamal sholawat wahidiyah se-jawa timur sesuai dengan bimbingan mualif ungkap Bpk. Mansur, S.Pd, M.Pd.I. (Ketua DPW PSW Provinsi Jawa Timur)
Sambutan kedua:
Bermujahadah yang berarti bersungguh-sungguh di jalan Alloh SWT, jadi bermujahadah bukan hanya dengan badan dan raga kita tapi juga dengan ahwal (kondisi jiwa) kita. Sukses dan tidaknya mujahadah bukan hanya pada pengurus akan tetapi lebih kepada pribadi kita masing-masing pengamal sholawat wahidiyah. Tutur K.H. Ahmad Masruh IM,M.H. (Ketua Umum DPP PSW).
Kuliah Wahidiyah (Tausiyah):
Marilah kita bersyukur dari lahir sampai detik ini masih diberi iman dan islam, kita di bimbing dengan amalan sholawat wahidiyah oleh beliau K.H. Abdul Masjid Makruf, amalan sholawat untuk menjernihkan hati dan sadar kepada Alloh SWT untuk di syiarkan kepada jami’alalamin pesan Bapak Kiyai Abdulloh Kholil (Anggota MTW PSW Prov. Jawa Timur dari Pasuruan)
Pada kesempatan tersebut Kiyai Abdulloh Cholil juga menyampaikan pada suatu zaman akan datang banyak orang ahli ilmu dan ibadah namun bodoh, bukan bodoh akal fikiranya namun bodoh dari ilmu billah. Sehingga banyak orang yang nampaknya beribadah namun sebenarny tidak sadar kepada Alloh SWT. Lebih-lebih ibadahnya digadaikan hanya untuk dunianya.
Acara Mujahadah Nishfusanah Wahidiyah berakhir pada 23.00 WIB. Semoga dengan adanya doa bersama membuahkan manfaat dan kemaslahatan umat utamanya masyarakat Jawa Timur dan Bangsa Indonesia pada umumnya. (zai)
Video Ulang
