Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Menetapkan Desa Koto Mesjid, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Patin

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Menetapkan Desa Koto Mesjid, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Patin
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || KAMPAR – Staf khusus Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Siane Andriani datang ke Kampar untuk menetapkan Desa Koto Mesjid,  Kecamatan XIII Koto Kampar sebagai Kampung Perikanan Budidaya Patin, Kamis (3/2/2022).

Kunjungan ini sebagai tindak lanjut ekspos Kadis Perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 17 Januari 2022.

Siane datang didampingi Kasubdit Peredaran Pakan Christian Maikel dan Kepala Dinas Perikanan Provinsi Riau Herman Mahmud.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto didampingi Staf Ahli Bupati Bustan dan Kadis Perikanan Zulfahmi menerima kunjungan itu di ruang kerja Bupati lantai 2 sebelum rombongan ke Desa Koto Mesjid.

“Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung atas rencana yang akan di lakukan oleh Staf Khusus KKP untuk menjadikan Desa Koto Masjid sebagai kampung perikanan budidaya patin,” kata Catur.

Baca Juga  Pelantikan Ketua STKIP PGRI Pacitan 2025-2029: Fokus Efisiensi dan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Staf khusus KPP diruang kerja Bupati Kampar

Dia menjelaskan bahwa Desa Koto Mesjid ini merupakan salah satu sentra pengelolaan ikan yang dikelola kelompok Desa Koto Masjid, usaha pembenihan dan pembuatan pakan.

Koto Mesjid juga merupakan salah satu desa wisata kuliner perikanan dimana berkat adanya pengolahan pasca panen dijadikan sebagai desa wisata kuliner perikan oleh Menteri Pariwisata RI dan alhamdulilah meraih prestasi nasional.

Sementara itu Siane Andriani mengatakan dia sangat tertarik dengan Kabupaten Kampar karena Kampar merupakan salah satu sentra perikanan di Indonesia terkhusus komidi ikan Patin.

“Kegiatan perikanan di Desa Koto Mesjid memberikan multiplier effect (Efek berganda) terhadap perekonomian masyarakat dari sektor pembenihan, tukang panen, pekerja dalam pembuatan salai, transportasi, dan lain lain,” jelasnya.

Baca Juga  Puan Maharani Didampingi Bupati Wonogiri Resmikan Proyek Air Bersih Gratis Bagi 506 KK di Desa Gendayakan

Usai berbincang-bincang, staf KKP bersama bupati mengujungi sentra pengolahan ikan patin, kolam budidaya yg dikelola kelompok Desa Koto Mesjid, usaha pembenihan dan pembuatan pakan.

Disana Siane menyampaikan bahwa dirinya sangat antusias melihat kondisi perikanan di Kabupaten Kampar yang berkembang dan sangat memberikan kontribusi perekonomian masyarakat di masa pandemi saat ini. (nty/jnn