“Festival Van der Wijck 2022” Momentum Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan Wisata di Yogyakarta

“Festival Van der Wijck 2022” Momentum Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan Wisata di Yogyakarta
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM || SLEMAN – Festival Van der Wijck 2022 mempertemukan dengan sejumlah momen penting bagi masyarakat Yogyakarta.  Apalagi tanggal 1 Maret 2022 jadi Hari Penegakan Kedaulatan Negara.

Berbarengan dengan tanggal 7 Maret 1989 Ngarsa Dalem X naik tahta.  Sedangkan tanggal 18 Maret 1940 Ngarsa Dalem IX naik tahta. Dan tanggal 18 Maret 2022 saat dimulai festival bersamaan dengan  tradisi nyadran yang bagi masyarakat Dusun Tangisan, Kelurahan Banyurejo, Kecamatan  Tempel, Kab. Sleman, mempunya nilai penting.

Wahjudi Djaya dalam facebook  Wahjudi Djaja  Senin (21/3/2022) menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berlebihan saat GKR Bendara, putri HB X, yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY didampingi Wabup Sleman dan tamu VIP yang hadir sejak pagi.

Baca Juga  Legislator PDIP Andreas Hugo Pareira, Harapkan Menpora Pengganti Paham Manajemen Olahraga

“GKR Bendara, putri HB Xterlihat begitu bahagia saat menyebar isi gunungan yang jadi rebutan anak-anak di selokan dan  penonton di sisi utara selokan,” jelas Wahjudi Djaya.

Lebih jauh Wahjudi Djaya menjelaskan bahwa, seluruh stand terisi  dan ludes laris.  Jumlah  penonton mencapai rekor melingkari selokan dari dua sisi. Dan, para pedagang kaki lima yg tak bisa masuk area festival, berjajar rapi di tepi jalan menyambut rezeki-Nya dengan tabah gembira.

Dua hari yang begitu mengagetkan warga Sleman bagian barat dan  Jawa Tengah sisi Kali Progo.  Itulah yang disebut dengan sebuah momentum!

“Agenda dan PR    besar jelas telah menunggu Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS)  dan Kelurahan  Banyurejo di depan mata. Para pemuda  Dusun Tangisan, Kelurahan  Banyurejo,  Kecamatan Tempel, Kab.  Sleman baru saja memberi kabar bahwa akan menggelar tradisi padusan dan  “Pasar Ramadhan Buk Renteng” selama bulan puasa yang tinggal beberapa hari,” jelasnya.

Baca Juga  Ahmad Dawami-Sandhika Resmi Daftar Pilbup Madiun dengan Jargon "Madiun Menyala"

“Wahjudi Djaya   dalam pernyataan penutup, bahwa perjuangan harus dilanjutkan tetapi menata kelembagaan dan  mengendalikan organisasi tentu tak boleh ditinggalkan agar momentum ini tak hilang begitu saja. Semoga berkah sepanjang langkah,  Amiin YRA. (AHY)

#FestivalVanderWijck

#BPPS