RSUD dr. Darsono Pacitan, Launching “AntarO” Layanan Antar Obat Sampai Rumah
PRABANGKARANEWS.COM || PACITAN – Pacitan – Solusi terbaik untuk kelanjutan pengobatan keluarga anda, kini telah hadir layanan antar obat dengan mudah, nyaman, tanpa antri, jangan pernah kuatir obat akan diantar sampai rumah.
Hal ini merupakan kabar baik bagi para pasien ataupun di keluarga anda yang tidak mempunyai banyak waktu antri berobat di loket farmasi, apalagi menunggu obat racikan, tentunya pasti membutuhkan waktu lama.
Saat ini periksa di RSUD dr. Darsono Kabupaten Pacitan, kini tidak perlu lagi harus antre mengambil obat di loket farmasi, pasien rawat jalan dapat memanfaatkan fasilitas dengan sisten ANTARO (Antar Obat) sampai rumah sehingga tidak perlu lagi pasien menunggu lama.
Kabid. Pelayanan Penunjang Asih Sitaresmi mewakili Direktur RSUD dr. Darsono menjelaskan, tanggal 30 Maret 2023 kemarin, RSUD dr. Darsono resmi melaunching layanan antar obat bernama AntarO. Pasien rawat jalan dapat memanfaatkan fasilitas layanan antar obat ke rumah dan tidak harus antri lama.
” Kami membuka dan meresmikan AntarO ini di ruang tunggu poliklinik, layanan AntarO resmi kami launching sehingga bisa dipergunakan, dan kami berharap semoga program “AntarO” ini bisa mengurangi waktu tunggu di loket farmasi, sehingga pasien mendapatkan kepastian layanan,” kata Asih dilansir dari mediaportalpacitan.com, Senin, (17/04/2023).
Lebih lanjut AntarO (Antar Obat) merupakan salah satu program jitu sebagai layanan pengantar obat RSUD dr. Darsono Kabupaten Pacitan untuk pasien rawat jalan, supaya tidak perlu antri lagi harus sampai menunggu. Setelah obat diantar dan diterima, kemudian pengecekan obat via telepon ini dilakukan oleh pihak apoteker atau tenaga ahli tehnisi farmasi yang meliputi nama pasien, tanggal lahir, alamat, nama obat, jumlah obat, cara minum obat, dan petugasnya pun mencatat di buku pengecekan layanan antar obat pasien rawat jalan.
“AntarO” program ini merupakan kerjasama RSUD dr. Darsono dengan PT. Pos Indonesia melalui Koperasi Among Husada.
Manager Koperasi Among Husada Andri menjelaskan program AntarO memfasilitasi pengantaran obat ke pasien di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan hanya cukup dengan tarif yang relatif murah sebesar Rp. 15. 000,- dalam sekali antar.
Prosesnya mudah, setelah melalui verifikasi dari apoteker, pasien yang menghendaki diantar obatnya, tinggal datang ke kantor layanan AntarO dengan mengisi formulir alamat data dan membayar biaya layanan antar,” jelas Asih.
Editor/pewarta : Agus Hermawan
