Labuhan Bajo Wisata Unggulan dari Timur Indonesia
PRABANGKARANEWS.COM || Beberapa tahun terakhir, Labuan Bajo semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dari timur Indonesia. Labuan Bajo berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Secara historis, Labuan berasal dari kata “labuhan” yaitu desa yang dijadikan tempat berlabuh bagi orang-orang yang berasal dari Bajo dan Bugis Sulawesi Selatan. Sejak saat itulah wilayah tersebut dikenal dengan sebutan Labuan Bajo, dilansir dari Kemenkeraf.go.id.
Banyak wisatawan yang meyakini bahwa suasana senja di Labuan Bajo adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Spot strategis untuk menikmati keindahan senja ini di antaranya di Bukit Cinta, Puncak Amelia, dan Puncak Silvia.
Mengunjungi Labuan Bajo, tentu saja tak terpisah dari Pulau Komodo yang menyimpan keindahan alam yang magis dan hewan purba yang mendunia. Komodo (Varanus komodoensis) merupakan kadal raksasa yang diketahui hanya berada di Indonesia. Keberadaannya pertama kali dipublikasikan dalam jurnal ilmiah 1912.
Taman nasional ini terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991. Areanya terdiri dari beberapa pulau yang beririsan yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan beberapa pulau lain di sekitarnya.
Sebagai salah satu destinasi super prioritas, peta jalan pembangunan di Labuan Bajo sudah terintegrasi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki panduan dalam mengembangkan pariwisata berkualitas di Labuan Bajo dan berkolaborasi lintas kementerian, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kementerian Perhubungan.
Dalam pengembangan wisata ini, pemerintah juga melibatkan unsur masyarakat lokal. Tercatat sejauh ini sudah ada 11 MoU dengan kabupaten untuk membuat kelompok kerja di setiap kabupaten untuk pengembangan Integrated Tourism Master Plan (ITMP) yang lebih melokal.
Kemenparekraf menetapkan 4 strategi pengembangan lahan otorita Labuan Bajo dikategorikan menjadi:
- Cultural: mengangkat keunikan dan keragaman budaya Flores sebagai daya tarik wisata.
- Leisure & Entertainment: menjadi destinasi yang menyediakan berbagai aktivitas hiburan dan self-treatment.
- Adventure: memberikan wisata petualangan dan berbagai kegiatan alam yang unik dan berbeda
- Wild Life: menjaga ekosistem kehidupan alam liar agar bisa berjalan beriringan dan menjadi daya tarik wisata.
