Tim MMD 413 Universitas Brawijaya Malang Kolaborasi Pemkab Pacitan, Sukses Selenggarakan Event Festival Budaya Ranting Boto 2023
PRABANGKARANEWS || PACITAN – Festival Ranting Boto adalah sebuah acara festival budaya yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ploso dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang. Acara ini meriah dan berlangsung di Desa Ploso, Kecamatan Punung, Pacitan Senin (7/8/2023). Festival ini berlangsung selama 3 hari 3 malam dan bertujuan untuk memanfaatkan potensi desa dalam produksi batu bata dan genteng dari tanah liat, sekaligus mempromosikan budaya gotong royong masyarakat.
Mahasiswa Universitas Brawijaya ditugaskan oleh Bupati Pacitan dan Kepala Desa Ploso untuk mengawal dan berpartisipasi aktif dalam Festival Ranting Boto ini. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dengan sumber daya yang dimiliki universitas.
Acara ini melibatkan berbagai kegiatan, termasuk Ranting Boto dengan jarak 1 kilometer, doa bersama, dan sedekah bumi. Pada hari kedua, ada pagelaran budaya dari dalam dan luar kota Pacitan, sementara hari terakhir diisi dengan pawai budaya yang diikuti oleh masyarakat Desa Ploso. Acara ini dihadiri oleh Bupati Pacitan dan Camat Kecamatan Punung.
Selama malam puncak acara, ada pagelaran budaya Reog Ponorogo dan pertunjukan kembang api. Event ini bertujuan untuk meningkatkan hasil karya masyarakat Desa Ploso dalam produksi batu bata dan genteng dari tanah liat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ketua koordinator mahasiswa Universitas Brawijaya, Fajar Taufiqqurrohman, yang juga merupakan penduduk asli Pacitan, merasa sangat bersyukur atas kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam perancangan festival budaya ini. Meskipun ada kendala dalam persiapan yang mepet, mereka berhasil menyelesaikan Festival Ranting Boto 2023 dengan sukses berkat dukungan dari semua pihak. (*)
