Mahasiswa Sastra Indonesia Bahas Modernisasi Wayang melalui Animasi pada Seminar Antarbangsa

Mahasiswa Sastra Indonesia Bahas Modernisasi Wayang melalui Animasi pada Seminar Antarbangsa
SHARE

FIB UNS (PRABANGKARANEWS) – Pada seminar antarbangsa yang diselenggarakan oleh Sastra Indonesia UNS dan Akademi Pengajian Melayu Universiti Malaya pada 28 November 2024, topik “Perjumpaan antara Tradisi dan Kemodernan dalam Kekuatan Budaya Teknologi Informasi” menjadi tema utama. Salah satu pemateri, Fata Zill Rabbani, mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2021, mempresentasikan karya tulis ilmiah berjudul “Modernisasi Sastra Daerah pada Animasi Desa Timun sebagai Media Pelestarian Tradisi Wayang”.

Fata mengangkat Animasi Desa Timun karya Daud Budi Surya Nugraha, alumni Desain Komunikasi Visual (DKV) ITB, sebagai contoh inovasi dalam pelestarian budaya tradisional. Animasi ini menggunakan konsep paper puppets, serupa dengan gaya animasi Peppa Pig, namun dengan fokus pada unsur budaya lokal. Fata mendalami proses kreatif tersebut melalui wawancara langsung dengan sang animator, menggali teknik Aniwayang yang menjadi dasar animasi tersebut.

Baca Juga  Bupati Lumajang Buka Festifal Tani, Kenalkan Pisang Pasak Kresek

Dalam presentasinya, Fata menjelaskan tahapan produksi Animasi Desa Timun, termasuk skema dan teknik yang diterapkan. Ia menyoroti bagaimana pendekatan modern ini tetap mempertahankan esensi tradisional wayang sebagai media naratif khas Indonesia.

“Semoga Animasi Desa Timun dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku industri kreatif untuk berkontribusi dalam pelestarian sastra daerah,” ungkap Fata di akhir presentasinya.

Melalui paparan ini, Fata menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat berperan penting dalam menghubungkan tradisi dan kemodernan, menjadikannya alat efektif untuk menjaga kekayaan budaya di era digital.

Penulis: Aulia Istikhomah

4o