Kolaborasi Sastra Indonesia UNS dan Universiti Malaya: Seminar Antarbangsa Bahas Budaya dan Teknologi

Kolaborasi Sastra Indonesia UNS dan Universiti Malaya: Seminar Antarbangsa Bahas Budaya dan Teknologi
SHARE

FIB UNS (PRABANGKARANEWS) – Sejak 2021, Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) telah menjalin kerja sama dengan Akademi Pengajian Melayu Universiti Malaya (UM). Pada Kamis, 28 November 2024, kedua institusi kembali mempererat hubungan melalui seminar antarbangsa bertajuk “Perjumpaan antara Tradisi dan Kemodernan dalam Kekuatan Budaya Teknologi Informasi”. Seminar ini dilaksanakan di UNS INN dan diikuti oleh akademisi dari kedua institusi.

Seminar ini terbagi menjadi tiga sesi utama yang masing-masing fokus pada pembahasan karya ilmiah terkait budaya, sastra, dan linguistik. Karya-karya tersebut merupakan hasil penelitian civitas akademika dari Sastra Indonesia UNS dan Akademi Pengajian Melayu UM. Acara ini bertujuan untuk mengkaji interaksi antara nilai tradisional dan modernitas dalam konteks budaya, terutama melalui perkembangan teknologi informasi.

Baca Juga  SMSI Pacitan Berbagi Takjil dan Santunan di LPYP "La Tahzan" Punung

Selain diskusi ilmiah, acara dimeriahkan oleh penampilan seni dari mahasiswa Sastra Indonesia UNS. Mahasiswa angkatan 2022 membawakan tarian tradisional Lenggang Nyai dan Genjring Party, yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia. Penampilan ini memberikan nuansa meriah sekaligus memperkenalkan seni tradisional kepada peserta dari Universiti Malaya.

Tak hanya mahasiswa, mahasiswa angkatan 2023 turut menampilkan musikalisasi puisi dari karya sastrawan besar Indonesia. Puisi Sajak Putih karya Chairil Anwar dan Pada Suatu Hari Nanti karya Sapardi Djoko Damono dibawakan dengan interpretasi musikal yang memukau. Penampilan ini semakin lengkap dengan partisipasi dosen Sastra Indonesia, Drs. Albertus Prasojo, M.Sn., yang membacakan puisi Sajak Seorang Tua di Bawah Pohon karya W.S. Rendra.

Baca Juga  Diskusi Publik: Menelisik 100 Hari Kerja Kabinet Prabowo-Gibran

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan kerja sama resmi antara FIB UNS dan Akademi Pengajian Melayu UM. Penandatanganan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi akademik, terutama dalam kajian budaya dan sastra. Dekan Akademi Pengajian Melayu, Prof. Madya Dr. Tengku Intan Marlina Tengku Mohd Ali, dalam sambutannya mengungkapkan optimisme bahwa kerja sama ini akan memperkaya kajian budaya tanpa kehilangan akar tradisionalnya.

Dengan adanya seminar ini, Sastra Indonesia FIB UNS dan Akademi Pengajian Melayu UM tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan budaya dan literasi lintas negara. Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan dalam menjawab tantangan zaman.

Baca Juga  KTT G20, Buka Peluang Investasi Baru Masuk ke Indonesia

Pewarta: Aulia Istikhomah