FIB UNS, PUI Javanologi, dan MAKN Gelar Seminar Kerajaan Nusantara
SURAKARTA (PRABANGKARANEWS) – Fakultas Ilmu Budaya Bekerja Sama dengan PUI Javanologi serta Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) Mengadakan Kegiatan Seminar Kerajaan Nusantara dengan Tema “Peran Kerajaan Nusantara Menyongsong Indonesia Emas 2045”
Fakultas Ilmu Budaya Bekerja Sama dengan PUI Javanologi serta Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) menggelar Seminar Kerajaan Nusantara 2024. Seminar tersebut mengusung tema “Peran Kerajaan Nusantara Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Acara ini bertempat di Ballroom UNS Tower Solo pada Minggu, 15 Desember 2024 pada pukul 08.00 WIB.
Seminar ini dihadiri oleh Dr. H. fadli Zon, S.S., M.Sc. selaku Menteri kebudayaan Republik Indonesia sebagai pembicara inti pda seminar kali ini. Selain Bapak Menteri juga ada pembicara lain yaitu PYM. Edward Syah Pernong, Slameto Dwi Martono, S.H., M.H., Dr. KPH. Eddy Wirabhumi, S.H., M.M., Prof K.P. Sahid Hadinagara, M.Hum, Ph.D., KRT Djuyamto Rekso Pradoto, S.H., M.H., Prof. Dr. Warto, M.Hum.
Acara dibuka dengan laporan ketua penyelenggara oleh Dr. Swi Susanto, M.Hum selaku Dekan FIB, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari Agung Keraton.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua MAKN Dr. KPH. Wirabhumi, S.H., M.M., dalam sambutannya menerangkan peran kerajaan Nusantara dalam mendirikan Negara Republik Indonesia, selain itu juga menjelaskan bagaimana keadaan keraton atau kerajaan di Nusantara yng mendapat perilaku tidak adil. ‘ Maka beliau mengusulkan bagaimana caranya semua potensi yang dimiliki keraton atau kerajaan di Nusantara dapat berkontribusi dalam pembangunan Negara Republik Indonesia.
Sambutan terakhir dari Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian dalam sambutannya menerangkan tentang tujuan menggali kontribusi kerajaan sebagai modal sosial, simbolik, dan budaya dalam mewujudkan keindonesiaan serta mendukung suksesnya Indonesia Emas 2045. Kegiatan berikutnya adalah penyerahan cinderamata dari UNS ke pengurus MAKN dan dilakukan sesi foto bersama.
Setelah beberapa rangkaian agenda, Seminar Kerajaan Nusantara berlanjut ke agenda berikutnya yaitu pemaparan materi dari pembicara yang dibagi menjadi 6 sesi dari pukul 09.35 sampai dengan pukul 11.35 yang dimana setiap sesi diberikan waktu 20 menit bagi pembicara untuk memaparkan materinya.
Pembicara pada sesi pertama adalah Dr. H. fadli Zon, S.S., M.Sc., kemudian dilanjutkan pembicara kedua Slameto Dwi Martono, S.H., M.H., selanjutnya pembicara ketiga PYM. Edward Syah Pernong, kemudian pembicara keempat Prof K.P. Sahid Hadinagara, M.Hum, Ph.D, setelah itu pembicara kelima Prof. Dr. Warto, M.Hum., dan pembicara terakhir KRT Djuyamto Rekso Pradoto, S.H., M.H. Setelah semua pembicara selesai memaparkan materi maka agenda dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung selama 30 menit.
Setelah sesi tanya jawab selesai, acara ditutup oleh Dekan FIB Dr. Dwi Susanto, M.Hum. Kemudian diberikan waktu ISHOMA selama 50 menit. Setelah ISHOMA selesai dilanjutkan acara tambahan yaitu Musyawarah Agung Majelis Adat Kerajaan Nusantara yang bersifat tertutup hanya petinggi kerajaan saja yang berkontribusi dalam Musyawarah Agung tersebut
