Jepang Kembangkan Rumah Anti-Gempa dengan Teknologi “Melayang”
PRABANGKARANEWS, TEKNOLOGI – Sebagai negara yang rawan gempa, Jepang memperkenalkan pendekatan revolusioner untuk melindungi rumah dari guncangan seismik—yakni teknologi rumah melayang yang dapat terangkat dari tanah saat gempa terjadi.
Teknologi ini dikembangkan oleh Air Danshin sejak tahun 2005. Sistem ini bekerja dengan sensor gempa yang secara otomatis mengaktifkan kompresor udara, mengangkat rumah setinggi sekitar 3 sentimeter (1,2 inci) begitu getaran terdeteksi. Dengan demikian, struktur bangunan dapat terhindar dari kerusakan serius, dilansir dari Seasia.news Rabu (30/4/25).
Selain melindungi dari gempa bumi, teknologi ini juga diklaim dapat mengurangi risiko kerusakan akibat banjir. Namun demikian, tantangan utama dalam penerapannya adalah biaya yang tinggi dan dampak lingkungan dari sistem tersebut.
Seiring meningkatnya frekuensi bencana alam global, inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi solusi perumahan tangguh di masa depan, serta menjadi inspirasi dalam desain kota-kota tahan bencana di berbagai belahan dunia.
