Kasus Noel Jadi Peringatan, P3S Ingatkan Bahaya Pejabat Bermasalah
PRABANGKARANEWS – Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi pukulan telak bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Jerry, kasus ini merupakan kesalahan besar mengingat Presiden Prabowo sebelumnya telah berulang kali mengingatkan para pembantunya untuk menjaga integritas.
Jerry menduga Noel bukanlah pejabat terakhir yang akan ditangkap, terutama di kalangan mereka yang dianggap sebagai “titipan” dari pemerintahan sebelumnya. Karena itu, ia menekankan pentingnya reformasi di tubuh kementerian dengan menyingkirkan figur-figur bermasalah.
Dalam konteks politik, Jerry juga mengingatkan Partai Gerindra agar berhati-hati jika menerima Budi Arie sebagai kader. Nama Budi kerap disebut dalam persidangan kasus judi online yang berkaitan dengan penerimaan dana ilegal.
Lebih lanjut, Jerry menegaskan bahwa langkah bersih-bersih kabinet perlu segera dilakukan agar pemerintahan berjalan efektif dan tidak tercoreng oleh pejabat yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Ia juga menyoroti adanya dugaan praktik pemerasan yang dilakukan Noel, di mana barang bukti yang disita KPK mencapai nilai puluhan miliar rupiah.
“Kalau mengangkat pejabat dengan mental bandit, mafia, atau perampok, mustahil pemerintahan bisa bersih. Jika ingin menerapkan prinsip good governance, Presiden Prabowo harus segera merombak kabinet dan menyingkirkan menteri-menteri yang bermental koruptif,” tegasnya.
