PMII Pacitan Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRD, Suarakan Aspirasi Rakyat
PRABANGKARANEWS, Pacitan — Ratusan massa yang dimotori Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Pacitan pada Sabtu (30/8) malam. Aksi dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dengan titik kumpul di timur Pendopo Kabupaten, lalu bergerak melewati sisi timur Alun-alun Pacitan hingga tiba di depan kantor dewan di Jl. Jend. A. Yani No.22.
Awalnya aksi hanya diikuti oleh puluhan mahasiswa, namun semakin malam jumlah massa terus bertambah. Masyarakat umum turut bergabung, bahkan anak-anak di bawah umur tampak ikut meramaikan barisan. Aparat keamanan pun bersiaga dengan jumlah personel yang cukup besar untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan.
Massa yang berhasil masuk ke halaman DPRD melakukan orasi dengan lantang sambil membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan. Aparat kepolisian menambah barisan di depan pintu masuk gedung untuk menjaga agar aksi tetap terkendali. Di sisi lain, pihak DPRD juga tampak bersiap menghadapi gelombang protes yang terus menguat sepanjang malam.
Dalam orasinya, massa menuntut berbagai hal, mulai dari pembenahan sektor pendidikan, ekonomi, koperasi, hingga kesejahteraan nelayan. Mereka juga menyoroti janji penciptaan lapangan kerja yang hingga kini belum terealisasi. Selain itu, tuntutan mengenai besarnya tunjangan anggota DPRD yang dinilai tidak sebanding dengan kinerja turut menjadi sorotan utama. Seruan “Bubarkan DPR” pun berkali-kali menggema di depan gedung wakil rakyat tersebut.
Meski penuh semangat dan kritik tajam, aksi unjuk rasa berjalan damai tanpa insiden anarkis. Aparat berhasil menjaga situasi tetap kondusif hingga akhir kegiatan. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Harapannya, suara mahasiswa dan masyarakat ini dapat menjadi perhatian serius bagi DPRD Pacitan agar mampu menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.
