Kadis Perpustakaan Pacitan: Menulis Membuat Pikiran Semakin Jernih
PRABANGKARANEWS, PACITAN – Sekitar 50 peserta yang terdiri dari kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Pacitan, guru, serta para penulis muda hadir dalam kegiatan kegiatan Launching Pameran dan Bedah Buku dalam rangka HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, di ruang pertemuan SMKN 3 Pacitan, Sabtu (4/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, sekaligus turut serta dalam pemecahan rekor MURI untuk kategori jumlah buku terbanyak yang ditulis secara serentak di Indonesia.
“Launching Pameran dan Bedah Buku Karya Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Kependidikan, dan Murid Se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Provinsi Jawa Timur yang mengusung semangat “Jawa Timur Ramah dan Hebat”.
Turut hadir Kadis Pendidikan Jawa Tiur Dr. Aries Agung Paewal, Kadis Cabang Pendidikan Pacitan Indiyah Nurhayati, M.Pd dan Amat aufan S.Sos Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan.
Dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, hadir sebagai pembedah buku. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh penulis, baik guru, kepala sekolah, maupun siswa, yang telah berani berkarya melalui tulisan.
“Dalam menulis buku, pilihlah tema dan judul yang menarik sehingga pembaca tertarik untuk membacanya,” pesan Amat Taufan kepada peserta, khususnya siswa SMK yang hadir.
Ia juga menekankan pentingnya keberanian untuk memulai menulis tanpa rasa takut. Menurutnya, ketika ide sudah mulai mengalir, pikiran akan menjadi lebih segar dan produktif.
“Tuangkan gagasan yang ada dalam pikiranmu. Jangan ragu, karena menulis justru membuat pikiran semakin jernih,” ujarnya.
Selain itu, Amat Taufan juga berpesan agar para penulis menjaga kerja sama dan kolaborasi dengan sesama rekan penulis. Dengan saling melengkapi dan menyingkirkan rasa ego maupun superioritas, karya yang dihasilkan akan lebih bermakna dan bermanfaat bagi negeri.
