40,4 Ton Beras Ilegal Disegel di Batam, Mentan Amran: Lindungi 115 Juta Petani Kita!
PRABANGKARANEWS, Batam — Sebanyak 40,4 ton beras ilegal bersama berbagai komoditas pertanian lainnya berhasil disegel aparat sebelum kapal sempat bersandar penuh di kawasan pelabuhan Batam. Penindakan cepat ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui kanal Lapor Pak Amran.
Barang-barang ilegal yang diamankan aparat:
-
40,4 ton beras
-
4,5 ton gula pasir
-
2,04 ton minyak goreng
-
600 kg tepung terigu
-
900 liter susu
-
240 botol parfum
-
360 bungkus mie impor
-
30 dus frozen food
Amran Sulaiman, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian, menegaskan bahwa aksi penyelundupan beras impor dapat merusak semangat 115 juta petani Indonesia. Ia mengingatkan bahwa pemerintah sedang bekerja keras memperkuat produksi nasional melalui berbagai kebijakan strategis, di antaranya:
-
Penurunan harga pupuk
-
Peningkatan subsidi
-
Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan)
-
Penguatan permodalan bagi petani
Menurut Amran, upaya pembenahan ini tidak boleh dirusak oleh praktik ilegal yang mengancam stabilitas pasar dalam negeri.
Lebih jauh, Indonesia tengah menargetkan tanpa impor beras pada tahun 2025, sekaligus sedang berada pada jalur menuju swasembada beras tahun ini. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
Sumber: @Kementerianpertanian
