Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Gelar Halal Bihalal 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Gerakan Literasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Gelar Halal Bihalal 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Gerakan Literasi
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Gelar Halal Bihalal 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Gerakan Literasi
SHARE

PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan bersama Dharma Wanita Persatuan di lingkungan dinas tersebut pada tahun 2026 bertepatan dengan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas, Sekretaris, para Kepala Bidang, staf karyawan dan karyawati, serta seluruh anggota Dharma Wanita Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan. Momentum halal bihalal ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan keluarga besar dinas setelah menjalani ibadah bulan suci Ramadan.

Dalam acara tersebut turut hadir penceramah dari Pondok Pesantren Ar-Roya, yakni Ustaz Hary, yang menyampaikan tausiah mengenai makna dan hikmah halal bihalal.

Baca Juga  Enam Jabatan Dansat Jajaran Korem 081/DSJ Diserahterimakan

Kepala Dinas dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana saling memaafkan di antara keluarga besar dinas. Ia juga berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dapat dijadikan bekal dalam menjalani kehidupan ke depan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan Gelar Halal Bihalal 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Gerakan Literasi

“Melalui halal bihalal ini kita saling membuka hati untuk memaafkan, mempererat persaudaraan, serta mengambil hikmah dari ibadah puasa dan perayaan Lebaran sebagai bekal perjalanan hidup dan kehidupan kita ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Ustaz Hary menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi saling bermaafan, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri. Ia mengingatkan agar kebiasaan baik yang dilakukan selama bulan Ramadan tetap dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Sebaran Zonasi Covid-19 di Jawa Timur, per Selasa 20 Oktober 2020

Menurutnya, jika nilai-nilai Ramadan terus dipelihara, maka kehidupan akan menjadi lebih tenteram, damai, dan penuh keberkahan.

Acara kemudian ditutup dengan kegiatan saling berjabat tangan antar peserta sebagai simbol saling memaafkan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cendera mata berupa buku “Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri” jilid 1, 2, dan 3 yang merupakan salah satu buku unggulan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan.

Buku tersebut diberikan kepada perwakilan Pondok Pesantren Ar-Roya sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan literasi di lingkungan pesantren sekaligus upaya mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya Pacitan kepada generasi muda.