Jemaah Haji Pacitan Tergabung Kloter 25, Berangkat ke Embarkasi Surabaya
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Sebanyak 244 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Pacitan secara resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji sebagai rukun Islam kelima. Prosesi pemberangkatan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pacitan dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, pada Senin (27/04/2026).
Ratusan jemaah tersebut tergabung dalam Gelombang I Kloter 25 bersama jemaah dari Kabupaten Madiun, Kota Surabaya, serta dua jemaah asal Ponorogo. Selain itu, turut diberangkatkan pula lima jemaah cadangan yang telah disiapkan sebelumnya oleh pihak terkait.
Suasana haru menyelimuti halaman pendopo saat enam bus yang membawa para jemaah perlahan meninggalkan lokasi. Tangis perpisahan keluarga dan kerabat mengiringi keberangkatan rombongan menuju perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah berpesan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Jaga selalu kesehatan, fisik, dan mental. Semoga seluruh jemaah dapat melaksanakan seluruh syarat wajib dan rukun haji dengan baik, serta kembali sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” pesan Gagarin.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pacitan, Marjuni, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan. Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji berjalan lancar hingga kepulangan ke Tanah Air.
“Seluruh jemaah calon haji dalam kondisi sehat dan siap berangkat. Kami berharap perjalanan ibadah ini berjalan lancar hingga kembali ke Indonesia pada 6 Juni 2026 mendatang,” ujarnya.
Para jemaah dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pada hari yang sama sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi pada Selasa (28/04/2026). Keberangkatan ini menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Pacitan yang melepas para tamu Allah menuju Tanah Suci.
