Bimtek Kepenulisan Berbasis Budaya Lokal Dorong Penguatan Literasi di Pacitan
PRABANGKARANEWS.COM, PACITAN – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan berbasis konten budaya lokal resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat gerakan literasi masyarakat melalui penggalian dan penulisan berbasis kekayaan budaya lokal.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang diberikan kepada Kabupaten Pacitan pada tahun anggaran 2025 dan 2026. Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas literasi di daerah.
“Melalui dukungan ini, kami berharap gerakan literasi di Pacitan dapat terus berkembang dan berjalan optimal. Sejalan dengan semangat bahwa perpustakaan hadir demi harkat dan martabat bangsa,” ujarnya. Ia juga menegaskan harapannya agar masyarakat Pacitan semakin maju, sejahtera, dan berbahagia melalui penguatan budaya literasi.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 70 peserta dari berbagai latar belakang. Pada hari terakhir, Selasa (28/4/2026), kegiatan menghadirkan narasumber akademisi sekaligus budayawan dan jurnalis, Dr. Agoes Hendriyanto, M.Pd., dari STKIP PGRI Pacitan serta Socio Cultura Indonesia. Kehadiran narasumber ini memberikan penguatan materi terkait penulisan berbasis budaya lokal dan kajian kebudayaan.
Dalam pemaparannya, Dr. Agoes Hendriyanto menekankan pentingnya inventarisasi dan kajian objek pemajuan kebudayaan sebagai langkah pelestarian budaya Pacitan. Melalui lembaga Socio Cultura Indonesia, berbagai potensi budaya lokal terus didokumentasikan agar tidak hilang ditelan zaman.
Ia juga dikenal sebagai penulis sejumlah karya, di antaranya Ensiklopedia Pacitan Kota Misteri jilid 1 hingga 4 serta buku Situs Watupatok, Situs yang Terlupakan. Bahkan, pada tahun 2026 mendatang, rencananya Ensiklopedia Pacitan Kota Misteri Jilid 4 akan kembali diterbitkan sebagai lanjutan dokumentasi sejarah dan budaya lokal Pacitan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguatkan literasi budaya di Kabupaten Pacitan. Harapannya, melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pegiat budaya, lahir lebih banyak karya tulis yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Penulis: Dr. Agoes Hendriyanto
